RPH Bayur Diserbu Warga Jelang Iduladha, Tarif Murah dan Fasilitas Lengkap Jadi Andalan Pemkot Tangerang

Kilas Banten
24 Mei 2026 22:00
3 menit membaca

 

Pemkot Tangerang juga memastikan biaya retribusi pemotongan hewan tidak mengalami kenaikan dibanding tahun sebelumnya. Masyarakat hanya perlu membayar Rp60 ribu per ekor untuk menggunakan fasilitas tersebut.

 

Dengan tarif itu, masyarakat sudah dapat menikmati layanan pemotongan yang dinilai lebih tertata dan higienis dibanding pelaksanaan pemotongan di area permukiman terbuka.

 

RPH Bayur sendiri memiliki kapasitas hingga 300 ekor hewan. Kapasitas tersebut disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan masyarakat menjelang Iduladha.

 

Suhendriawan mengungkapkan minat masyarakat menggunakan layanan RPH Bayur terus meningkat setiap tahun. Menurutnya, hal itu dipengaruhi oleh kualitas fasilitas serta pelayanan yang semakin baik.

Baca Juga  Tangsel Tancap Gas Kejar Nol Emisi, Pedoman Bangunan Hemat Energi Resmi Diluncurkan

 

“Antusias masyarakat semakin meningkat karena fasilitas dan pelayanannya sudah terjamin. Jadi masyarakat tidak perlu ragu untuk memanfaatkan RPH Bayur dan pendaftaran sudah bisa dilakukan dari sekarang,” tambahnya.

 

Selain menghadirkan fasilitas lengkap dengan biaya terjangkau, RPH Bayur juga mulai menerapkan sistem pembayaran digital menggunakan QRIS. Langkah tersebut dilakukan untuk mempermudah transaksi agar lebih cepat, praktis, dan transparan.

 

Melalui sistem pembayaran non tunai itu, masyarakat tidak perlu membawa uang tunai dalam jumlah besar saat melakukan pembayaran retribusi pemotongan hewan kurban.

 

Pemkot Tangerang berharap layanan ini dapat membantu masyarakat menjalankan ibadah kurban dengan lebih nyaman dan sesuai aturan kesehatan lingkungan. Kehadiran RPH Bayur juga diharapkan mampu mengurangi praktik pemotongan hewan di area permukiman yang berpotensi menimbulkan persoalan kebersihan.