Serang

190 Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Segera Mengaspal di Kabupaten Serang, Lansia dan Disabilitas Jadi Prioritas

×

190 Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Segera Mengaspal di Kabupaten Serang, Lansia dan Disabilitas Jadi Prioritas

Sebarkan artikel ini
Sekretaris Daerah Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana memberikan keterangan mengenai penyaluran 190 becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto yang diprioritaskan bagi lansia dan penyandang disabilitas, Senin (19/10/2026).
Sekretaris Daerah Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana memberikan keterangan mengenai penyaluran 190 becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto yang diprioritaskan bagi lansia dan penyandang disabilitas, Senin (19/10/2026).

KILAS BANTEN – Pemerintah Kabupaten Serang segera menerima sebanyak 190 unit becak listrik dari program bantuan Presiden Prabowo Subianto. Bantuan tersebut akan disalurkan kepada masyarakat setelah proses serah terima resmi dari Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) kepada pemerintah daerah selesai dilaksanakan.

Saat ini, pemerintah daerah masih menunggu jadwal penyerahan simbolis dari Yayasan GSN. Setelah tahapan itu rampung, seluruh becak listrik akan didistribusikan kepada calon penerima yang telah memenuhi persyaratan administrasi.

Sekretaris Daerah Kabupaten Serang, Zaldi Dhuhana, menjelaskan bahwa program becak listrik merupakan inisiatif Presiden Prabowo Subianto yang pelaksanaannya dipercayakan kepada Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional.

“Bantuan becak listrik ini merupakan program dari Bapak Presiden Prabowo Subianto. Untuk pendistribusiannya, ditugaskan kepada Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional atau GSN,” ujar Zaldi, Senin (19/10/2026).

Menurut Zaldi, Pemerintah Kabupaten Serang sebelumnya mengajukan kebutuhan sebanyak 208 unit becak listrik melalui pemerintah kecamatan dan desa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 190 unit telah disetujui untuk tahap pertama.

“Dari total 208 unit yang kami ajukan, sebanyak 190 unit disetujui untuk tahap ini. Sekarang kami masih menunggu jadwal penyerahan secara simbolis dari Yayasan GSN Pusat kepada pemerintah daerah sebelum nantinya diserahkan kepada masyarakat,” katanya.

Pemerintah memastikan bantuan tersebut diprioritaskan bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan. Kelompok utama penerima manfaat adalah pengemudi becak berusia 55 tahun ke atas, termasuk mantan pengemudi becak kayuh yang selama ini masih mengandalkan tenaga fisik untuk mencari nafkah.

Selain itu, penyandang disabilitas juga menjadi sasaran utama program. Penggunaan motor listrik dinilai mampu mengurangi beban fisik pengemudi sehingga mereka dapat bekerja dengan lebih ringan dan produktif.

Baca Juga  5 Abad Kabupaten Serang Disorot, HAMAS Tolak Saresehan, Minta Anggaran Dialihkan untuk Warga Terpencil

“Prioritasnya adalah pengemudi becak yang berusia 55 tahun ke atas atau mantan pengemudi becak manual. Kelompok disabilitas juga menjadi perhatian karena becak ini menggunakan tenaga listrik sehingga dapat membantu meringankan beban fisik pengemudinya,” jelas Zaldi.

Untuk mendapatkan bantuan tersebut, calon penerima wajib memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan melengkapi seluruh persyaratan administrasi yang telah ditetapkan oleh Yayasan GSN.

Pemerintah juga menyiapkan mekanisme apabila penerima utama sudah tidak mampu mengoperasikan becak listrik. Dalam kondisi tersebut, anggota keluarga diperbolehkan menjalankan kendaraan sesuai ketentuan program agar manfaat bantuan tetap dirasakan.

Selain menentukan penerima, Pemerintah Kabupaten Serang juga memetakan lokasi penempatan becak listrik. Kawasan perkotaan, pusat perdagangan, pasar tradisional, hingga daerah wisata menjadi prioritas karena memiliki mobilitas masyarakat yang tinggi dan masih membutuhkan moda transportasi yang mudah dijangkau.

Kawasan wisata Anyer turut menjadi perhatian pemerintah. Wilayah tersebut dinilai membutuhkan alternatif transportasi ramah lingkungan tanpa bahan bakar minyak, terutama di titik-titik yang belum terlayani secara optimal oleh transportasi berbasis aplikasi.

“Wilayah yang menjadi perhatian antara lain kawasan perkotaan, pasar, dan daerah wisata yang membutuhkan alternatif transportasi tanpa BBM, terutama di lokasi yang belum terlayani transportasi daring secara memadai,” ungkap Zaldi.

Program bantuan becak listrik ini diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan pengemudi becak sekaligus mendorong penggunaan transportasi hemat energi di Kabupaten Serang. Meski demikian, penyaluran kepada masyarakat baru akan dilakukan setelah jadwal penyerahan resmi dari Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional ditetapkan.***