57 Rumah Rusak Akibat Angin Puting Beliung di Kota Serang

Kilas Banten
2 Nov 2024 06:00
Serang 0
2 menit membaca

KILAS BANTEN – Cuaca ekstrem di Kota Serang telah menimbulkan bencana angin puting beliung yang merusak sebanyak 57 rumah di Kecamatan Curug dan Walantaka.

Pj Wali Kota Serang, Nanang Saefudin, yang turun langsung ke lokasi bencana mengungkapkan kondisi terkini dan skala kerusakan yang cukup besar akibat musibah tersebut.

“Dari data yang kami terima, di Kecamatan Curug tercatat ada 27 rumah yang mengalami kerusakan, sedangkan di Kecamatan Walantaka terdapat 30 rumah yang terdampak,” jelas Nanang.

Kerusakan yang dialami bervariasi, mulai dari kerusakan ringan hingga rusak berat, dengan beberapa rumah yang sudah mulai diperbaiki.

Tak hanya mencatat jumlah rumah yang terdampak, Pemerintah Kota Serang juga langsung menyalurkan bantuan berupa kebutuhan pokok kepada warga yang menjadi korban.

Bantuan ini meliputi selimut, matras, beras, mi instan, terpal, dan sejumlah perlengkapan darurat lainnya.

“Walau bantuan ini mungkin tidak besar, kami berusaha hadir untuk memberikan dukungan kepada masyarakat yang terdampak,” tambah Nanang.

Nanang Saefudin menyatakan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah.

“Alhamdulillah, kami telah memberikan bantuan kepada warga yang terdampak. Kami sangat prihatin dan peduli terhadap musibah ini,” ujarnya.

Kepada warga yang terdampak, Nanang berpesan untuk tetap tabah dan waspada menghadapi perubahan cuaca yang tak terduga.

“Fenomena angin puting beliung ini memang sulit diprediksi, oleh karena itu kewaspadaan kita semua sangat diperlukan,” ungkapnya.

Di samping itu, Pj Wali Kota Serang juga mengingatkan seluruh warga agar lebih berhati-hati terhadap perubahan cuaca yang semakin tidak terduga.

“Fenomena alam seperti ini memang tidak bisa diprediksi. Saya berharap ke depan kita semua tetap waspada terhadap segala kemungkinan,” pesan Nanang.

Lurah Sukalaksana, H. Saifulloh, juga hadir di lokasi untuk memastikan data warga yang terdampak sudah tercatat dengan baik.

Ia menjelaskan bahwa angin puting beliung terjadi pada Rabu 30 Oktober 2024 kemarin sekitar pukul 14.30 WIB.

“Kami telah mendata korban dan meminta salinan kartu keluarga untuk penyaluran bantuan,” ujarnya.

Total ada 29 rumah yang terdampak di Kelurahan Sukalaksana, dengan tambahan satu rumah di Link Cikasir dan kerusakan pada kandang ternak ayam di Link Kaningan Madrasah.

“Untungnya, tidak ada pohon yang tumbang, dan tidak ada korban jiwa,” tambah Saifulloh sambil menunjukkan rumah dengan kerusakan paling parah.***

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *