KILAS BANTEN – Kepemimpinan di Polres Serang segera memasuki babak baru. AKBP Andri Kurniawan ditunjuk sebagai Kapolres Serang menggantikan AKBP Condro Sasongko yang mendapat penugasan baru di lingkungan Polda Jawa Barat. Pergantian ini menjadi sorotan karena Andri dikenal sebagai perwira dengan rekam jejak panjang di bidang reserse kriminal.
Mutasi tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2781 B/XII/KEP./2025 tertanggal 15 Desember 2025. Dalam surat itu, AKBP Condro Sasongko dipercaya menempati jabatan Kepala Bagian Pembinaan Karier Biro SDM Polda Jawa Barat. Sementara kursi Kapolres Serang diisi oleh AKBP Andri Kurniawan yang sebelumnya menjabat Kapolres Pangandaran.
Pergantian pimpinan ini merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Tujuannya untuk penyegaran struktur dan peningkatan kinerja di wilayah hukum masing-masing. Bagi Polres Serang, penunjukan Andri dinilai strategis karena wilayah ini memiliki tantangan keamanan yang beragam.
Mengenal profil dari sosok AKBP Andri Kurniawan bukan sosok baru di internal kepolisian. Ia merupakan alumni Akademi Kepolisian tahun 2006. Sejak awal karier, Andri banyak mengabdikan diri di satuan reserse. Pengalaman tersebut membentuk karakter kepemimpinannya yang dikenal tegas dan fokus pada penegakan hukum.
Sejumlah jabatan penting pernah diembannya. Andri pernah menjabat sebagai Kasat Reskrim Polres Bintan, kemudian Kasat Reskrim Polresta Tanjungpinang. Ia juga dipercaya memimpin Satuan Reserse Kriminal Polresta Barelang, Batam. Di wilayah Kepulauan Riau itu, ia terlibat langsung dalam pengungkapan berbagai kasus besar.
Kasus pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, hingga tindak pidana pembunuhan berhasil diungkap dan ditangani hingga tuntas. Kinerja tersebut memberi dampak nyata terhadap rasa aman masyarakat. Pengalaman itu mengukuhkan reputasi Andri sebagai perwira reserse yang mumpuni.
Kariernya kemudian berlanjut ke wilayah dengan tingkat kriminalitas tinggi. Andri dipercaya menjabat Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat. Di kawasan metropolitan, tantangan penegakan hukum semakin kompleks. Namun, ia kembali menunjukkan kapasitasnya. Sejumlah kasus menonjol berhasil diungkap, mulai dari kejahatan narkotika, pembunuhan berencana, hingga perkara korupsi.
Pada 2025, Andri mendapat amanah baru sebagai Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan. Namanya kembali menjadi perhatian publik setelah menangani kasus narkotika yang melibatkan musisi senior Fariz Rustam Munaf. Penanganan perkara tersebut berjalan sesuai prosedur hukum dan mendapat sorotan luas dari masyarakat.
Kepercayaan institusi terhadap Andri terus berlanjut. Pada 25 Juni 2025, ia ditunjuk sebagai Kapolres Pangandaran. Meski masa jabatannya relatif singkat, sekitar enam bulan, Andri dinilai mampu menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah wisata tersebut. Pengalaman lintas daerah dan lintas fungsi menjadi modal penting dalam kepemimpinannya.
Kini, tantangan baru menanti. AKBP Andri Kurniawan resmi dimutasi sebagai Kapolres Serang. Wilayah ini memiliki karakteristik sosial dan ekonomi yang kompleks. Aktivitas industri, kepadatan penduduk, serta dinamika politik lokal menuntut kepemimpinan yang kuat dan responsif.
Dengan latar belakang panjang di bidang reserse kriminal, publik menaruh harapan besar pada Andri. Mutasi ini diharapkan mampu memperkuat kinerja Polres Serang, meningkatkan pelayanan kepolisian, serta menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. Pergantian pucuk pimpinan tersebut menandai awal baru bagi Polres Serang di bawah komando perwira dengan rekam jejak penanganan kasus kelas berat.

