BantenTangerang

Kirab Budaya dan Ruwat Bumi 2026 di Kota Tangerang Diprediksi Dihadiri 3.000 Orang

×

Kirab Budaya dan Ruwat Bumi 2026 di Kota Tangerang Diprediksi Dihadiri 3.000 Orang

Sebarkan artikel ini
Kirab Budaya dan Ruwat Bumi 2026 di Kota Tangerang yang menggabungkan tradisi, ritual, barongsai, liong, dan seni budaya.
Kirab Budaya dan Ruwat Bumi 2026 di Kota Tangerang yang menggabungkan tradisi, ritual, barongsai, liong, dan seni budaya.

KILAS BANTEN – Kirab Budaya dan Ruwat Bumi 2026 bakal menjadi salah satu agenda budaya yang menyemarakkan Kota Tangerang pada akhir September.

Kegiatan yang berlangsung selama lima hari ini diproyeksikan dihadiri hingga 3.000 orang, terdiri dari peserta aktif dan penonton.

Puncak Kirab Budaya dan Ruwat Bumi 2026 dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 27 September 2026, mulai pukul 14.00 hingga 18.00 WIB.

Penanggung Jawab Kegiatan, Suhu Benny Susanto, mengatakan rangkaian acara telah disiapkan dengan memadukan tradisi, ritual, serta seni budaya.

Rangkaian kegiatan dimulai pada 23 September 2026 dengan pentas seni barongsai dan liong. Agenda tersebut kemudian berlanjut hingga rangkaian utama pada hari terakhir.

”Pada hari puncak, rangkaian kegiatan akan diisi dengan ritual persiapan kirab, Cia Peng An, penyerahan Kiem Sin atau Sen Siang untuk ditempatkan di Kio atau Joli masing-masing, hingga pelepasan Kirab Budaya dan Ruwat Bumi 2026,” seru Benny, Jum’at 4 September 2026.

Seluruh rangkaian dipusatkan di Tjie Thien Ta Sen Bio, Jalan Bouraq No.39, Pintu Air Timur, Kota Tangerang.

Kegiatan ini menjadi bagian dari peringatan Sejit YMS Tjie Thien Ta Sen sekaligus Hari Ulang Tahun Tjie Thien Ta Sen Bio yang ke-43 tahun.

Baca Juga  Cuaca Kota Tangerang Berubah Ekstrem, BMKG Peringatkan Hujan Masih Mengancam hingga Pertengahan Pekan

Benny mengatakan Kirab Budaya dan Ruwat Bumi tidak semata disiapkan sebagai tontonan.

Kegiatan tersebut membawa semangat pelestarian tradisi dan kearifan lokal, sekaligus menjadi ruang untuk memperkenalkan keberagaman budaya kepada masyarakat.

Besarnya antusiasme yang diperkirakan terlihat dari jumlah peserta dan pengunjung.

Panitia memproyeksikan sekitar 700 hingga 1.000 orang terlibat sebagai peserta aktif, sedangkan jumlah penonton langsung diperkirakan mencapai 1.000 hingga 2.000 orang.

”Diproyeksikan, kegiatan tersebut akan dihadiri sekitar 2.000 hingga 3.000 orang. Jumlah tersebut terdiri atas sekitar 700 hingga 1.000 peserta aktif serta 1.000 hingga 2.000 penonton langsung,” kata Benny.

Rangkaian kirab juga tidak hanya berlangsung di sekitar lokasi pusat kegiatan. Peserta akan melintasi sejumlah area di Kota Tangerang yang memiliki aktivitas masyarakat dan pengguna jalan cukup tinggi.

”Kirab juga akan melintasi area Kota Tangerang dengan jalur yang memiliki aktivitas masyarakat dan pengguna jalan cukup tinggi,” sambungnya.

Kirab Budaya dan Ruwat Bumi 2026 dijadwalkan mencapai puncaknya pada 27 September 2026. Kehadiran ribuan peserta dan penonton akan membawa tradisi, ritual, barongsai, liong, serta seni budaya ke ruang publik Kota Tangerang.***