Bupati Serang Serukan ASN Maksimalkan Zakat, 1.500 Anak Yatim dan Dhuafa Terima Santunan Rp675 Ribu

Kilas Banten
29 Jun 2026 15:39
Serang 0
3 menit membaca

KILAS BANTEN – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat untuk meningkatkan kepedulian sosial dengan mengoptimalkan pembayaran zakat, infak, dan sedekah melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Serang. Langkah tersebut dinilai menjadi salah satu upaya memperluas manfaat bantuan bagi masyarakat yang membutuhkan.

 

Ajakan itu disampaikan Ratu Rachmatuzakiyah saat menghadiri kegiatan santunan bagi anak yatim dan kaum dhuafa yang rutin digelar setiap tahun.

 

Menurutnya, kegiatan tersebut bukan sekadar agenda tahunan, tetapi menjadi wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat kepedulian sosial.

 

“Tahun ini penerima manfaat bukan hanya anak yatim, tetapi juga kaum duafa. Karena itu kegiatan ini kami beri nama santunan anak yatim dan dhuafa,” ujar Ratu Rachmatuzakiyah, Senin, 29 Juni 2026.

 

Ia menjelaskan, pelaksanaan program dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan berbagai unsur. Dana santunan berasal dari penghimpunan zakat, infak, dan sedekah yang dikumpulkan Baznas Kabupaten Serang, terutama dari ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Serang, jajaran Kementerian Agama, serta para donatur lainnya.

 

Menurut Bupati, kolaborasi tersebut menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masih tumbuh di tengah masyarakat. Ia berharap partisipasi berbagai pihak terus meningkat agar semakin banyak warga yang dapat menerima manfaat.

 

Ratu Rachmatuzakiyah juga berharap penghimpunan zakat melalui Baznas Kabupaten Serang mengalami peningkatan setiap tahun. Dengan dana yang semakin besar, bantuan kepada para mustahik diyakini dapat diperluas dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.

 

“Semoga penghimpunan zakat oleh Baznas semakin besar. Jika dana zakat bertambah, maka bantuan yang diberikan kepada para mustahik juga akan semakin besar. Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat,” katanya.

 

Ia mengajak masyarakat yang telah memenuhi syarat wajib zakat untuk menyalurkan kewajibannya melalui Baznas Kabupaten Serang. Menurutnya, penyaluran melalui lembaga resmi akan membuat distribusi bantuan lebih tepat sasaran, transparan, dan memberikan manfaat yang lebih luas.

 

Pada kegiatan tersebut, sebanyak 1.500 anak yatim dan kaum duafa menerima bantuan. Setiap penerima memperoleh tas sekolah dan uang santunan dengan nilai keseluruhan sekitar Rp675 ribu.

 

Bupati berharap bantuan tersebut mampu meringankan kebutuhan para penerima sekaligus menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk terus belajar, berprestasi, dan meraih cita-cita.

 

Selain menyalurkan bantuan, kegiatan itu juga diharapkan mempererat ukhuwah Islamiyah dan menumbuhkan budaya saling membantu di tengah masyarakat. Menurut Ratu Rachmatuzakiyah, kepedulian terhadap anak yatim tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial semata, tetapi harus menjadi gerakan yang dilakukan secara berkelanjutan.

 

“Harapan kami, kepedulian terhadap anak yatim tidak berhenti pada kegiatan hari ini saja. Saya mengajak seluruh kepala OPD, ASN, dan masyarakat untuk terus berbagi secara berkelanjutan,” ujarnya.

 

Ia menegaskan bahwa kesejahteraan anak yatim dan kaum duafa merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat, dunia usaha, maupun berbagai elemen lainnya.

 

“Kalau bukan kita yang peduli kepada anak-anak yatim di Kabupaten Serang, lalu siapa lagi?” katanya.

 

Di akhir sambutannya, Bupati kembali mengingatkan pentingnya membiasakan diri berinfak dan bersedekah. Menurutnya, berbagi kepada sesama tidak akan mengurangi harta, melainkan menjadi jalan datangnya keberkahan dan tambahan rezeki.

 

“Teruslah berinfak dan bersedekah. Tidak ada orang yang jatuh miskin karena berbagi. Allah telah menjanjikan tambahan rezeki bagi hamba-Nya yang bersyukur,” tutupnya.

 

Melalui ajakan tersebut, Pemerintah Kabupaten Serang berharap kesadaran masyarakat untuk menunaikan zakat melalui Baznas terus meningkat. Dengan penghimpunan dana yang lebih besar, program sosial dapat diperluas sehingga semakin banyak anak yatim, kaum dhuafa, dan kelompok mustahik lainnya yang merasakan manfaat secara berkelanjutan.***