Arus Mudik Surut Drastis, Sekda Kabupaten Serang Pastikan Lalu Lintas Terkendali, Petugas Siaga Total Sambut Arus Balik

Kilas Banten
20 Mar 2026 06:00
Serang 0
3 menit membaca

KILAS BANTEN – Arus mudik Lebaran 2026 di Kabupaten Serang mulai mereda. Pemerintah daerah memastikan kondisi lalu lintas kini lebih terkendali setelah melewati puncak kepadatan pada pertengahan pekan.

 

Sekretaris Daerah Kabupaten Serang, Zaldi Dhuhana, menegaskan bahwa lonjakan tertinggi kendaraan terjadi pada malam Rabu hingga Kamis, 18 Maret 2026. Setelah periode tersebut, arus kendaraan pemudik terus menurun secara bertahap.

 

“Berdasarkan informasi dari Polri dan Dinas Perhubungan, arus mudik sekarang sudah sangat melandai. Puncaknya terjadi Rabu malam hingga Kamis,” kata Zaldi saat melakukan peninjauan di Pos Pengamanan Ciujung, Kamis, 19 Maret 2026.

 

Zaldi turun langsung ke lapangan untuk memastikan kesiapan petugas. Ia mengunjungi dua titik penting, yaitu Pos Pengamanan Modern Cikande di Kecamatan Cikande dan Pos Pam Ciujung di Kecamatan Kragilan. Kedua lokasi ini menjadi titik strategis pengawasan arus mudik di wilayah timur Kabupaten Serang.

 

Dalam kunjungan tersebut, Zaldi didampingi sejumlah kepala organisasi perangkat daerah. Di antaranya Kepala Dinas Perhubungan Benny Yuarsa, Kepala Dinas Kesehatan dr. Effrizal, Kepala Bakesbangpol Haryadi, serta Kepala Satpol PP Subur Prianto.

 

Ia menegaskan bahwa stabilitas arus lalu lintas harus tetap dijaga hingga masa arus balik. Menurutnya, koordinasi lintas instansi menjadi faktor utama dalam menjaga kelancaran perjalanan masyarakat.

 

“Kami berharap situasi tetap aman dan kondusif, baik saat arus mudik maupun saat arus balik nanti,” ujarnya.

 

Zaldi juga menjelaskan bahwa pengawasan pos pengamanan telah dibagi berdasarkan wilayah kerja pimpinan daerah. Bupati Serang memantau wilayah tengah, Wakil Bupati mengawasi wilayah barat, sementara dirinya bertanggung jawab di wilayah timur.

 

Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh titik pengamanan terpantau maksimal. Pemerintah daerah tidak ingin ada celah dalam pelayanan kepada masyarakat, terutama bagi pemudik yang melintas di jalur-jalur utama.

 

Selain itu, Zaldi memastikan seluruh fasilitas di pos pengamanan dan pos pelayanan kesehatan telah siap digunakan. Ia menyebut kesiapan tersebut mencapai 100 persen, baik dari sisi sarana maupun personel.

 

“Kami pastikan seluruh pos sudah siap penuh. Ini bentuk komitmen kami dalam mendukung kelancaran mudik dan arus balik Lebaran 1447 Hijriah,” jelasnya.

 

Petugas gabungan dari berbagai instansi telah dikerahkan. Mereka berasal dari Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Palang Merah Indonesia, hingga Badan Penanggulangan Bencana Daerah. Seluruhnya disiagakan untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat.

 

Meski kondisi lalu lintas mulai terkendali, Zaldi tetap mengingatkan pentingnya kewaspadaan. Ia meminta seluruh petugas tidak lengah dalam menghadapi potensi gangguan, termasuk kecelakaan lalu lintas dan kondisi darurat lainnya.

 

“Kami tidak berharap ada kejadian yang tidak diinginkan. Namun kesiapsiagaan harus tetap menjadi prioritas,” tegasnya.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Serang, Benny Yuarsa, menyampaikan bahwa arus kendaraan di sejumlah jalur utama kini jauh lebih lancar. Ia menyebut kepadatan yang sebelumnya terjadi sudah berkurang signifikan.

 

Beberapa ruas jalan nasional seperti Serang–Jakarta, Serang–Cilegon, Serang–Pandeglang, hingga jalur wisata Anyer–Cinangka, kini tidak lagi dipadati kendaraan seperti saat puncak arus mudik.

 

“Pantauan kami menunjukkan arus kendaraan sudah melandai. Kepadatan jauh berkurang dibandingkan sebelumnya,” ujar Benny.

 

Meski demikian, pihaknya tetap menempatkan personel di titik rawan kemacetan. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan yang diperkirakan terjadi saat arus balik.

 

Dengan kondisi yang semakin terkendali, Pemerintah Kabupaten Serang optimistis penyelenggaraan mudik Lebaran tahun ini berjalan lancar. Sinergi antarinstansi dinilai mampu memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama perjalanan.

 

Ke depan, fokus pengamanan akan beralih pada arus balik. Pemerintah daerah memprediksi peningkatan volume kendaraan akan kembali terjadi dalam beberapa hari mendatang. Oleh karena itu, seluruh sistem pengamanan dan pelayanan akan tetap disiagakan penuh hingga rangkaian mudik Lebaran berakhir.***