Antisipasi Gejolak Harga, Polresta Serkot Monitoring Distribusi Beras di Pasar Rau Kota Serang

Kilas Banten
11 Des 2025 10:58
Serang 0
2 menit membaca

KILAS BANTEN – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Serang Kota (Serkot) bergerak cepat memantau stabilitas pangan di wilayahnya.

Tim kepolisian menyisir sejumlah lokasi strategis mulai dari pasar tradisional, retail modern, hingga tingkat produsen beras untuk mengantisipasi potensi lonjakan harga.

Kasatreskrim Polresta Serkot, Kompol Alfano Ramadhan, memimpin langsung kegiatan tersebut.

Ia menjelaskan bahwa pengecekan ini merupakan tindak lanjut instruksi pemerintah untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan harga jual beras sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET).

Dalam inspeksi mendadak di Pasar Induk Rau, tim gabungan menemukan kondisi harga yang masih wajar di tingkat pedagang.

Kompol Alfano merinci harga beras yang ditemukan di lapangan secara langsung.

Baca Juga  Plh Sekda Imam Rana Ingatkan Pentingnya Integritas dan Netralitas ASN dalam Pilkada Kota Serang 2024

“Untuk beras premium dijual dengan harga Rp14.900 per kilogram, beras medium Rp13.500 per kilogram, dan beras SPHP Rp12.500 per kilogram,” ujar Kompol Alfano di lokasi ditulis Kamis 11 Desember 2025.

Tim Satreskrim juga tidak melewatkan pengecekan di toko retail modern dan gudang produsen beras.

Hasilnya, harga penjualan rata-rata di tingkat produsen pun terpantau stabil.

“Untuk beras medium dijual dengan harga Rp13.000 per kilogram, beras premium Rp14.000 per kilogram, dan beras SPHP tetap di harga Rp12.500 per kilogram,” terang Kasatreskrim.

Kompol Alfano menegaskan bahwa berdasarkan pantauan lapangan, kondisi harga beras saat ini aman.

Pihaknya tidak menemukan indikasi penimbunan atau permainan harga oleh pihak tertentu.