Bupati Zakiyah Semprot ASN Absen Saja, 283 Kepsek Baru di Kabupaten Serang Diminta Jadi Pemimpin Visioner

Kilas Banten
11 Mei 2026 12:00
Serang 0
4 menit membaca

KILAS BANTEN – Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, melontarkan peringatan keras kepada aparatur sipil negara dan kepala sekolah yang baru menerima Surat Keputusan atau SK jabatan. Ia menegaskan ASN harus bekerja maksimal dan tidak hanya hadir untuk mengisi absensi tanpa menunjukkan kinerja nyata.

 

Pernyataan itu disampaikan Ratu Rachmatuzakiyah saat memimpin pengambilan sumpah dan janji CPNS menjadi PNS sekaligus penyerahan SK kepala sekolah SD dan SMP di Lapangan Tenis Indoor Setda Kabupaten Serang.

 

Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Serang menyerahkan SK kepada 283 kepala sekolah SD dan SMP hasil promosi maupun mutasi jabatan. Selain itu, sebanyak 40 CPNS resmi diangkat menjadi pegawai negeri sipil atau PNS.

 

“Hari ini saya baru saja menyerahkan SK untuk 283 kepala sekolah. Di dalamnya ada kepala sekolah SD dan SMP se-Kabupaten Serang. Lalu kami juga telah mengalihkan status, memberikan SK untuk alih status dari CPNS menjadi PNS ada 40 orang,” kata Zakiyah, Senin, 11 Mei 2026.

 

Menurut Zakiyah, jabatan kepala sekolah memiliki tanggung jawab besar karena tidak hanya bertugas mengajar, tetapi juga memimpin lingkungan pendidikan. Karena itu, kepala sekolah harus mampu menjadi figur teladan bagi guru, siswa, dan masyarakat sekitar.

 

Ia meminta para kepala sekolah yang baru dilantik memiliki visi yang jelas, inovatif, dan mampu menciptakan lingkungan belajar yang aman serta nyaman bagi seluruh warga sekolah.

 

“Saya berharap supaya bisa menjadi kepala sekolah yang visioner, inovatif, dan terus bisa memberikan teladan bagi lingkungan sekolahnya. Kemudian juga bisa menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman untuk warga sekolah,” ujarnya.

 

Zakiyah menilai kualitas kepemimpinan kepala sekolah akan memengaruhi budaya belajar dan disiplin di sekolah. Jika kepala sekolah mampu memberi contoh yang baik, maka suasana pendidikan juga akan berkembang lebih positif.

 

“Berikan contoh yang baik sebagai seorang pemimpin,” tegasnya.

 

Tak hanya menyoroti kepala sekolah, Bupati Serang juga memberi pesan khusus kepada para CPNS yang kini resmi menyandang status PNS. Ia meminta para ASN baru menunjukkan loyalitas, integritas, dan semangat pengabdian dalam melayani masyarakat.

 

Zakiyah mengaku memahami dunia birokrasi karena pernah menjadi ASN selama puluhan tahun. Dari pengalaman itu, ia melihat masih ada pegawai yang bekerja tidak maksimal dan hanya hadir untuk formalitas.

 

“Kadang ada ASN yang bekerjanya tidak maksimal, dan itu yang tidak patut dicontoh. Contoh dan ikuti PNS senior yang berkinerja baik, jangan malah mengikuti PNS yang datang hanya untuk absen, tapi kinerjanya tidak ada,” katanya.

 

Ia menegaskan pola kerja seperti itu akan menjadi bahan evaluasi Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia atau BKPSDM Kabupaten Serang.

 

Menurut Zakiyah, status sebagai PNS harus disyukuri dengan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ia mengingatkan bahwa masih banyak warga yang bercita-cita menjadi ASN, namun belum mendapatkan kesempatan.

 

“Maka yang sekarang sudah beralih status menjadi PNS, harus disyukuri,” tandasnya.

 

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Serang, Aber Nurhadi, menjelaskan sebanyak 112 kepala sekolah SD dan 21 kepala sekolah SMP mendapatkan promosi jabatan. Sedangkan mutasi dilakukan terhadap 125 kepala sekolah SD dan 25 kepala sekolah SMP.

 

Menurut Aber, pelantikan tersebut sekaligus mengisi kekosongan jabatan kepala sekolah yang telah terjadi hampir dua tahun di sejumlah sekolah di Kabupaten Serang.

 

“Mudah-mudahan dengan kepala-kepala sekolah yang dilantik sekarang ini, yang mengisi kekosongan yang sudah ditinggalkan hampir 2 tahun, mereka segera bisa beradaptasi menyesuaikan dengan tugas-tugas yang baru,” ujarnya.

 

Aber menilai tugas kepala sekolah tidak ringan. Selain mengurus administrasi sekolah, kepala sekolah juga harus memiliki kemampuan manajerial, supervisi, pengembangan kompetensi guru, hingga meningkatkan kualitas peserta didik.

 

Ia menegaskan keteladanan menjadi kunci utama dalam kepemimpinan di lingkungan pendidikan.

 

“Saya sependapat dengan Ibu tadi, kata kuncinya adalah keteladanan. Jadi jangan mencontohkan yang tidak baik, tapi harus menjadi yang terbaik,” katanya.

 

Acara tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Serang, Muhammad Najib Hamas, Sekretaris Daerah Kabupaten Serang, Zaldi Dhuhana, serta sejumlah pejabat Eselon II di lingkungan Pemerintah Kabupaten Serang.***