Dua Hari Raya Berdekatan, FKUB Kota Serang: Seruan Toleransi Menggema Jelang Lebaran Idul Fitri dan Nyepi 2026

Selasa, 17 Maret 2026 - 20:56

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tokoh agama, pemerintah, dan aparat keamanan mengikuti rapat koordinasi FKUB Kota Serang di Kebun Kebangsaan Waladun Sholeh, Walantaka, Selasa, 17 Maret 2026

i

Tokoh agama, pemerintah, dan aparat keamanan mengikuti rapat koordinasi FKUB Kota Serang di Kebun Kebangsaan Waladun Sholeh, Walantaka, Selasa, 17 Maret 2026

KILAS BANTEN – Forum Kerukunan Umat Beragama Kota Serang menggelar rapat koordinasi besar menjelang dua hari raya keagamaan yang waktunya berdekatan, yakni Idul Fitri 1447 Hijriah dan Nyepi Tahun Baru Saka 1948. Pertemuan berlangsung di Kebun Kebangsaan Waladun Sholeh, wilayah Walantaka, Selasa, 17 Maret 2026.

 

Rapat ini dihadiri pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh lintas agama, serta unsur masyarakat. Mereka membahas langkah konkret untuk menjaga stabilitas dan kenyamanan warga di Kota Serang selama momentum hari raya.

ADVERTISEMENT

, ads. Ukuran gambar 480px x 600px

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Ketua FKUB Kota Serang, KH Matin Syarkowi menegaskan pentingnya toleransi sebagai fondasi kehidupan berbangsa.

 

Ia menyebut Pancasila berperan sebagai pemersatu, bukan pengatur praktik ibadah.

 

“Setiap agama sudah memiliki kitab suci dan aturan sendiri. Islam memiliki Al-Qur’an, hadis, dan fikih. Pancasila menjadi dasar kehidupan bermasyarakat, bukan sumber hukum agama,” kata Matin.

Baca Juga  Di Lirboyo Musyawarah Kubro PBNU, Ulama Banten KH Matin Syarkowi: Pandangan Masyaikh Itu Adalah Jalan Terbaik

 

Menurut dia, negara tidak mengatur detail ibadah warga. Perbedaan agama, suku, bahasa, dan budaya merupakan realitas yang harus dirawat sebagai kekuatan nasional dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

 

Matin juga mengajak masyarakat menjadikan keberagaman sebagai modal pembangunan. Ia menekankan pembangunan tidak hanya berfokus pada fisik, tetapi juga mental dan spiritual.

 

“Pembangunan harus seimbang. Infrastruktur penting, tetapi iman dan nilai moral masyarakat juga harus kuat sesuai keyakinannya,” ujarnya.

 

Sementara itu, Asisten Daerah I Pemerintah Kota Serang Subagyo menyoroti perbedaan karakter dua hari raya tersebut. Idul Fitri identik dengan suasana meriah, silaturahmi, dan aktivitas sosial yang tinggi. Sebaliknya, Nyepi dijalankan dalam keheningan total.

Penulis : Dayat

Editor : Redaksi Kilas Banten

Sumber Berita: KILASBANTEN.COM

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Kabupaten Serang Diminta Siaga, Hantavirus dari Tikus Ancam Gagal Ginjal hingga Pneumonia Mematikan
PT SBM Dibedah Total, DPRD Kabupaten Serang Minta Pemkab Jangan Asal Pilih Direksi Baru
48 Tahun Dipakai Pemkab, Tanah SDN Pematang 2 Kragilan Digugat, Ahli Waris: Kami Hanya Menuntut Hak
Pemilih Pemula di Baros Serang Heboh Bahas Demokrasi, Siswa MA Nurul Huda Serbu KPU dengan Pertanyaan Kritis
Darurat Hantavirus Mengintai Kabupaten Serang, Wabup Najib Serukan Perang Lawan Tikus dari Rumah hingga Pasar
Pelajar Baros Dibekali Literasi Politik, KPU Kabupaten Serang Edukasi Lawan Hoaks Pemilu
Pembangunan PSEL Kota Serang Ditarget Rampung 2028, Pemkot Kebut Pembebasan Lahan 5 Hektar
Pemkot dan PCNU Kota Serang Gelar Pengajian Bulanan di Seluruh Kecamatan, Fokus Jaga Kondusivitas
FKUB Kota Serang menggelar rakor jelang Idul Fitri 1447 H dan Nyepi 1948 Saka. Pemerintah, aparat, dan tokoh agama sepakat menjaga keamanan serta toleransi di tengah perbedaan.

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:00

Warga Kabupaten Serang Diminta Siaga, Hantavirus dari Tikus Ancam Gagal Ginjal hingga Pneumonia Mematikan

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:21

PT SBM Dibedah Total, DPRD Kabupaten Serang Minta Pemkab Jangan Asal Pilih Direksi Baru

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:51

48 Tahun Dipakai Pemkab, Tanah SDN Pematang 2 Kragilan Digugat, Ahli Waris: Kami Hanya Menuntut Hak

Selasa, 12 Mei 2026 - 22:49

Pemilih Pemula di Baros Serang Heboh Bahas Demokrasi, Siswa MA Nurul Huda Serbu KPU dengan Pertanyaan Kritis

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:00

Darurat Hantavirus Mengintai Kabupaten Serang, Wabup Najib Serukan Perang Lawan Tikus dari Rumah hingga Pasar

Berita Terbaru

Pembungkaman Modern Datang Lewat Intimidasi Digital, opini ini ditulis oleh Putri Rahayu - Mahasiswi Universitas Pamulang (UNPAM) Kampus Serang

Opini

Pembungkaman Modern Datang Lewat Intimidasi Digital

Minggu, 17 Mei 2026 - 17:00