HUT Bhayangkara ke-80 Makin Bermakna, Polresta Serang Kota Gandeng Biwali Gelar Lomba Marhaban, Pererat Harmoni dengan Masyarakat

Kilas Banten
16 Jun 2026 22:48
Serang 0
4 menit membaca

KILAS BANTEN – Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Kota Serang berlangsung dengan suasana berbeda. Polresta Serang Kota menggandeng Bintang Sembilan Wali (Biwali) Kota Serang menggelar Lomba Marhaban sebagai upaya mempererat hubungan antara Polri, ulama, santri, dan masyarakat sekaligus menjaga tradisi Islam yang telah mengakar di Banten.

 

Kegiatan yang digelar di Aula Wicaksana Laghawa Polresta Serang Kota pada Selasa (16/6/2026) itu dibuka langsung oleh Kapolresta Serang Kota Kombes Pol Yudha Satria. Sebanyak 12 kelompok marhaban dari berbagai kecamatan di wilayah hukum Polresta Serang Kota turut ambil bagian dalam perlombaan tersebut.

 

Mengangkat tema “Polri Presisi Bersama Masyarakat dalam Harmoni Religi dan Budaya”, kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke 80 yang mengedepankan pendekatan budaya dan keagamaan. Melalui kegiatan tersebut, Polri ingin membangun komunikasi yang lebih erat dengan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban.

 

Peserta Lomba Marhaban bersama Biwali dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80 di Aula Wicaksana Laghawa, Selasa (16/6/2026).

Peserta Lomba Marhaban bersama Biwali dalam rangka HUT Bhayangkara ke-80 di Aula Wicaksana Laghawa, Selasa (16/6/2026).

 

Sejumlah tokoh agama dan pejabat turut menghadiri acara tersebut. Hadir di antaranya Ketua Dewan Pembina Biwali KH Matin Syarkowi, Ketua Umum DPP Biwali KH Saifun Nawasi, Ketua DPD Biwali Kota Serang Ustaz Syaepudin, Wakapolresta Serang Kota AKBP Winarno, para pejabat utama Polresta, para kapolsek, tokoh masyarakat, dewan juri, serta seluruh peserta lomba.

 

Sepanjang perlombaan, masing-masing kelompok menampilkan lantunan salawat, pujian kepada Nabi Muhammad SAW, serta syair-syair bernuansa Islami. Penampilan para peserta mendapat sambutan hangat dari tamu undangan dan masyarakat yang hadir. Antusiasme tersebut menunjukkan bahwa tradisi marhaban masih hidup dan terus diwariskan kepada generasi muda di Banten.

 

Ketua Panitia Lomba Marhaban, Ustaz Sudirman, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan menyukseskan kegiatan tersebut.

 

Menurutnya, lomba ini bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah mempererat silaturahmi antarmasyarakat.

 

“Terima kasih kepada seluruh peserta dan tamu undangan yang telah hadir. Semoga kegiatan ini menjadi ajang mempererat silaturahmi serta meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap tradisi marhaban yang sarat nilai keagamaan,” ujarnya.

 

Apresiasi juga disampaikan Ketua Dewan Pembina Biwali, KH Matin Syarkowi. Ia menilai inisiatif Polresta Serang Kota menggelar Lomba Marhaban merupakan langkah inovatif yang belum pernah dilakukan oleh jajaran kepolisian di daerah lain.

 

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bukti nyata kepedulian Polri dalam menjaga tradisi religius yang selama ini tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat Banten.

 

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kapolresta Serang Kota yang telah menggelar kegiatan yang sangat positif ini. Sepengetahuan kami, lomba marhaban seperti ini belum pernah dilaksanakan di polres lain. Ini menjadi bentuk nyata kepedulian Polri terhadap pelestarian budaya religius masyarakat,” kata KH Matin Syarkowi.

 

Kapolresta Serang Kota Kombes Pol Yudha Satria menegaskan bahwa kegiatan keagamaan memiliki peran penting dalam membangun hubungan harmonis antara kepolisian, ulama, dan masyarakat. Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi modal utama dalam menciptakan situasi keamanan yang kondusif.

 

“Kegiatan ini merupakan wujud sinergi Polresta Serang Kota bersama ulama dan masyarakat dalam mempererat ukhuwah Islamiyah, melestarikan budaya religius, serta mendukung terciptanya situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polresta Serang Kota,” tutur Yudha Satria.

 

Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh panitia, tokoh agama, peserta, dan masyarakat yang telah mendukung jalannya kegiatan. Menurutnya, keberhasilan acara tersebut lahir dari semangat gotong royong dan kebersamaan seluruh elemen masyarakat.

 

Menjelang penutupan acara, Kapolresta mengajak masyarakat terus menjaga persatuan, memperkuat nilai-nilai keagamaan, dan berperan aktif menciptakan lingkungan yang aman serta damai. Ia juga menyampaikan ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharam 1448 Hijriah kepada seluruh masyarakat serta mengingatkan peserta agar menjunjung tinggi sportivitas selama perlombaan berlangsung.

 

Penyelenggaraan Lomba Marhaban dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 membuktikan bahwa peringatan hari jadi Polri tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial.

 

Momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah, melestarikan budaya religius, serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.

 

Melalui kolaborasi bersama Biwali, Polresta Serang Kota berharap hubungan antara Polri, ulama, santri, dan masyarakat semakin erat. Sinergi itu diharapkan menjadi fondasi dalam menciptakan kehidupan yang rukun, aman, damai, dan harmonis di tengah keberagaman masyarakat Banten.***