Advertisement
Serang

Istighotsah Kubro dan Santunan Yatim Warnai 10 Muharam di Desa Sujung Tirtayasa, Warga Diajak Perkuat Iman dan Kepedulian Sosial

Pemerintah Desa Sujung, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang menggelar Istighotsah Kubro dan santunan anak yatim serta kaum dhuafa dalam rangka 10 Muharam 1448 Hijriah
Pemerintah Desa Sujung, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang menggelar Istighotsah Kubro dan santunan anak yatim serta kaum dhuafa dalam rangka 10 Muharam 1448 Hijriah

KILAS BANTEN – Pemerintah Desa Sujung, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, menggelar Istighotsah Kubro yang dipadukan dengan santunan bagi anak yatim dan kaum dhuafa dalam rangka memperingati 10 Muharam 1448 Hijriah. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 24 Juni 2026 itu menjadi wujud nyata komitmen pemerintah desa dalam memperkuat kehidupan beragama sekaligus menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

 

Mengangkat tema “Hijrah sebagai Jalan Perubahan Menuju Kehidupan yang Berilmu, Beriman, dan Berakhlakul Karimah”, kegiatan tersebut diikuti masyarakat, tokoh agama, serta berbagai unsur keagamaan di Desa Sujung. Tema itu mengajak masyarakat menjadikan momentum Tahun Baru Islam sebagai awal perubahan menuju kehidupan yang lebih baik, baik dalam aspek spiritual maupun sosial.

 

Istighotsah Kubro menjadi rangkaian utama dalam peringatan 10 Muharam. Melalui doa bersama, warga memohon agar bangsa Indonesia, Kabupaten Serang, dan khususnya Desa Sujung senantiasa diberikan keamanan, kedamaian, serta keberkahan dalam menjalani kehidupan.

Lelang DPUPR Kabupaten Serang Tersendat, DPRD Desak Kontrak Proyek Segera Diteken agar APBD 2026 Tak Terancam Mandek

 

Selain memperbanyak ibadah, peringatan 10 Muharam juga diisi dengan kegiatan sosial melalui penyaluran santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa. Langkah tersebut menjadi bentuk kepedulian Pemerintah Desa Sujung terhadap masyarakat yang membutuhkan sekaligus mengajak warga berbagi kebahagiaan pada bulan Muharam yang memiliki keutamaan dalam ajaran Islam.

 

Sekretaris Desa Sujung, Agus Santoso, yang mewakili Kepala Desa Sujung, mengatakan kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan. Menurutnya, Istighotsah Kubro memiliki makna lebih luas sebagai sarana mempererat tali persaudaraan dan memperkuat keimanan masyarakat.

 

IGD RSUD dr Drajat Prawiranegara Kerap Overload, DPRD Pastikan Tambahan 80 Tempat Tidur Rampung Oktober 2026

“Semoga melalui kegiatan Istighotsah Kubro dan santunan anak yatim serta kaum dhuafa ini, masyarakat Desa Sujung semakin istiqamah dalam menjalankan ajaran agama, meningkatkan kepedulian sosial, dan bersama-sama membangun desa yang religius, harmonis, serta sejahtera,” ujar Agus Santoso.

 

Ia menambahkan, nilai kebersamaan yang tumbuh melalui kegiatan keagamaan seperti ini perlu terus dipelihara. Menurutnya, hubungan yang harmonis antarwarga akan menjadi modal penting dalam membangun lingkungan yang aman, damai, dan saling peduli.

 

Pemerintah Desa Sujung menilai kegiatan keagamaan yang dipadukan dengan aksi sosial memiliki manfaat besar bagi masyarakat. Selain membantu meringankan beban anak yatim dan kaum dhuafa, kegiatan tersebut juga memperkuat budaya gotong royong yang selama ini menjadi ciri kehidupan masyarakat desa.

DPUPR Kota Serang Prioritaskan Pembangunan Jalan di Curug dan Walantaka pada Semester II 2026

 

Momentum 10 Muharam juga dimanfaatkan sebagai ajakan untuk melakukan introspeksi diri. Warga diharapkan dapat meningkatkan kualitas ibadah, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta menumbuhkan semangat berbagi kepada sesama tanpa membedakan latar belakang sosial.

 

Kehadiran tokoh agama, aparatur desa, dan masyarakat dalam kegiatan tersebut mencerminkan semangat kebersamaan yang terus dijaga di Desa Sujung. Pemerintah desa berharap sinergi tersebut dapat menjadi fondasi dalam membangun kehidupan masyarakat yang religius, harmonis, dan sejahtera.

 

Melalui rangkaian peringatan 10 Muharam 1448 Hijriah ini, Pemerintah Desa Sujung juga mengajak seluruh masyarakat untuk mengikuti setiap kegiatan dengan penuh kekhusyukan. Harapannya, doa yang dipanjatkan bersama dapat membawa keberkahan, mempererat persatuan warga, serta menghadirkan ridha Allah SWT bagi seluruh masyarakat Desa Sujung.***

× Advertisement
× Advertisement