Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas menerima kunjungan peserta Studi Strategis Dalam Negeri Lemhannas RI di Pendopo Bupati Serang saat pembahasan strategi ketahanan pangan daerah.KILAS BANTEN – Pemerintah Kabupaten Serang menerima kunjungan peserta Studi Strategis Dalam Negeri (SSDN) dari Lembaga Ketahanan Nasional Republik Indonesia dalam rangka Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N) Angkatan LXIX Tahun Anggaran 2026. Kunjungan tersebut berlangsung di Pendopo Bupati Serang, Selasa, 10 Maret 2026.
Rombongan peserta SSDN Lemhannas RI disambut langsung oleh Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas. Turut mendampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Suhardjo, Kepala Dinas Perikanan Muhammad Ishak Abdul Rouf, serta Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Serang Tutty Amalia.
Pertemuan ini menjadi forum penting untuk membahas kondisi dan strategi penguatan ketahanan pangan di Kabupaten Serang. Informasi yang dikumpulkan dalam kegiatan tersebut akan menjadi bahan kajian strategis Lemhannas dalam merumuskan rekomendasi kebijakan nasional.
Ketua Sub Kelompok A1 SSDN P4N LXIX Lemhannas RI, Kolonel Penerbang Rony Widodo mengatakan kunjungan ini bertujuan menghimpun berbagai data terkait kondisi ketahanan pangan di daerah.
“Jadi kami mencari berbagai informasi terkait ketahanan pangan untuk kami kumpulkan. Hasilnya nanti akan kami laporkan ke Lemhannas agar dapat memberikan manfaat bagi perumusan kebijakan,” ujar Rony Widodo kepada wartawan.
Ia menjelaskan, sebelum melakukan diskusi dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Serang, tim Lemhannas telah melakukan peninjauan langsung ke sejumlah lokasi sektor pertanian dan perikanan. Kunjungan lapangan itu dilakukan untuk melihat kondisi nyata produksi pangan di daerah.
Dari hasil observasi tersebut, tim kemudian melakukan koordinasi dengan pemerintah daerah guna mencocokkan data yang diperoleh di lapangan dengan data resmi yang dimiliki pemerintah.
“Nanti data ini kami formulasikan dalam bentuk laporan. Laporan tersebut akan kami kirimkan ke Lemhannas dan selanjutnya menjadi bahan informasi yang dapat digunakan oleh pemerintah daerah,” katanya.
Menurut Rony, penunjukan Kabupaten Serang sebagai lokasi kajian merupakan bagian dari penugasan resmi dari Lemhannas RI. Selain Kabupaten Serang, beberapa daerah lain di Provinsi Banten juga menjadi objek penelitian dalam program tersebut.
“Kami memang mendapat penugasan dari lembaga untuk melakukan kajian di Kabupaten Serang. Selain itu, ada juga tim yang melakukan kajian di wilayah Lebak, Pandeglang, dan Tangerang,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas menyambut baik kunjungan peserta SSDN Lemhannas RI. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi kesempatan penting bagi pemerintah daerah untuk bertukar gagasan terkait strategi penguatan ketahanan pangan.
Menurut Najib, ketahanan pangan saat ini menjadi salah satu agenda prioritas nasional yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto. Oleh karena itu, pemerintah daerah memiliki peran penting dalam mendukung kebijakan tersebut.
“Kunjungan ini fokus pada pembahasan strategi ketahanan pangan. Ini sejalan dengan agenda utama Presiden Prabowo Subianto yang menempatkan ketahanan pangan sebagai prioritas nasional,” kata Najib.
Ia menambahkan, diskusi bersama Lemhannas memberikan banyak masukan berharga bagi pemerintah daerah. Salah satu poin penting yang dibahas adalah pemberdayaan masyarakat sebagai pilar utama dalam memperkuat ketahanan ekonomi daerah.
Menurutnya, masyarakat memiliki peran strategis dalam menjaga ketersediaan pangan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
“Kami mendapatkan banyak masukan, terutama bagaimana memberdayakan masyarakat agar menjadi kekuatan utama dalam membangun ketahanan ekonomi ke depan,” ujarnya.
Najib juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Serang tetap berkomitmen menjaga kualitas pelayanan publik meskipun menghadapi tantangan kondisi fiskal. Pemerintah daerah berupaya memastikan pelayanan dasar kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
Di sisi lain, Pemkab Serang juga terus mendukung berbagai program strategis pemerintah pusat. Ia menilai keberhasilan pemerintah daerah merupakan bagian penting dari keberhasilan pembangunan nasional.
“Di tengah situasi fiskal saat ini, kami tetap bertekad memastikan pelayanan dasar kepada masyarakat berjalan dengan baik. Selain itu, kami juga berkomitmen menyukseskan program pemerintah pusat,” katanya.
Najib menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ia berharap kajian yang dilakukan Lemhannas dapat menghasilkan rekomendasi strategis bagi penguatan ketahanan pangan, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga strategis, dan masyarakat, Kabupaten Serang diharapkan mampu memperkuat sektor pangan sekaligus meningkatkan ketahanan ekonomi masyarakat di masa depan.***