Kepala BPOKK Partai Demokrat Syahril Fausi saat memberikan materi pendidikan politik kepada pengurus PAC se-Kabupaten Serang di Kantor DPC Demokrat, Rabu, 31 Desember 2025KILAS BANTEN – Partai Demokrat Kabupaten Serang mulai mengonsolidasikan kekuatan internal sebagai persiapan menghadapi kontestasi politik mendatang. Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Serang menggelar kegiatan pendidikan politik bagi seluruh Pengurus Anak Cabang (PAC) dari 29 kecamatan. Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor DPC Demokrat Kabupaten Serang, Rabu, 31 Desember 2025.
Agenda ini menjadi langkah awal pemanasan mesin partai menjelang Pemilihan Legislatif 2029. DPC Partai Demokrat menargetkan penguatan struktur organisasi serta penyamaan visi dan strategi pemenangan di seluruh tingkatan kepengurusan. Seluruh PAC hadir dan mengikuti kegiatan dengan antusias.
Kepala Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (BPOKK) Partai Demokrat, Syahril Fausi, menegaskan bahwa pendidikan politik tersebut memiliki makna strategis. Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum konsolidasi sekaligus refleksi akhir tahun bagi seluruh kader.
“Tujuan utamanya konsolidasi dan refleksi akhir tahun. Pendidikan politik ini penting agar kader memahami langkah dan arah gerak Partai Demokrat ke depan, terutama untuk meningkatkan perolehan suara,” ujar Syahril Fausi, yang juga menjabat sebagai Anggota DPRD Kota Serang.
Ia menjelaskan, dinamika politik nasional yang terus berkembang menuntut kader partai untuk memiliki pemahaman yang kuat dan menyeluruh. Setiap pengurus, mulai dari tingkat DPC hingga anak ranting, harus memahami kebijakan partai, strategi pemenangan, serta regulasi kepemiluan yang berlaku.
Dalam kegiatan tersebut, Syahril juga menekankan pentingnya memahami kebijakan terbaru dari Komisi Pemilihan Umum (KPU). Salah satu isu krusial yang menjadi perhatian adalah putusan Mahkamah Konstitusi terkait pemisahan pemilihan legislatif tingkat nasional dan daerah.
“Kebijakan KPU wajib dipahami seluruh pengurus. Termasuk putusan MK tentang pemisahan pileg pusat dan pileg daerah. Ini akan berdampak langsung pada pola kerja dan strategi partai,” katanya.
Menurut Syahril, pemisahan pemilu legislatif tersebut menjadikan peran struktur partai di daerah semakin vital. Mesin partai yang solid hingga tingkat akar rumput akan menjadi faktor penentu dalam mendongkrak suara dan perolehan kursi legislatif di Kabupaten Serang.
Ia menegaskan bahwa DPC Partai Demokrat Kabupaten Serang harus tampil sebagai motor penggerak utama. Keberhasilan pemenangan, kata dia, tidak cukup hanya mengandalkan figur atau popularitas tokoh, tetapi harus ditopang oleh kerja kolektif struktur partai yang rapi dan terorganisasi.
“Ke depan, struktur partai dari DPC, PAC, hingga ranting menjadi kunci. Ini penentu elektoral dan pemenangan Partai Demokrat di Kabupaten Serang,” ujarnya.
Selain sebagai sarana edukasi, pendidikan politik tersebut juga dimanfaatkan untuk menyamakan persepsi antar-pengurus. Forum ini menjadi ruang diskusi agar seluruh kader memiliki pemahaman yang sejalan terkait target, strategi, dan arah kebijakan partai.
Syahril menilai konsolidasi sejak dini merupakan langkah penting agar partai tidak bergerak secara sporadis saat tahapan pemilu dimulai. Penguatan struktur dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan, sehingga kesiapan partai dapat terbangun dengan matang.
“Pengurus harus disiapkan dari sekarang. Struktur harus kuat dari tingkat kabupaten sampai ke tingkat RT. Dengan kesiapan itu, saat masuk masa kontestasi, Partai Demokrat sudah siap bertarung,” jelasnya.
Melalui pendidikan politik ini, DPC Partai Demokrat Kabupaten Serang berharap soliditas internal semakin terjaga. Dengan struktur yang kuat dan pemahaman yang seragam, partai optimistis mampu menghadapi tantangan politik ke depan dan meningkatkan capaian elektoral pada Pemilu Legislatif 2029.