Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah saat melantik ratusan pejabat pimpinan tinggi, administrator, dan pengawas di ruang terbuka Kampung Seni Yudha Asri, Kecamatan Bandung, Jumat, 9 Januari 2026KILAS BANTEN – Pemerintah Kabupaten Serang mencatatkan sejarah baru dalam tata kelola birokrasi. Sebanyak 227 pejabat pimpinan tinggi pratama, pejabat administrator, dan pejabat pengawas dilantik secara serentak. Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah di ruang terbuka Kampung Seni Yudha Asri, Kecamatan Bandung, Jumat, 9 Januari 2026.
Pelantikan massal ini disebut sebagai yang terbanyak sepanjang sejarah pemerintahan Kabupaten Serang. Bupati Ratu Rachmatuzakiyah menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya agenda tersebut. Ia menegaskan bahwa pelantikan bukan sekadar seremonial, melainkan awal dari tanggung jawab besar dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Alhamdulillah, hari ini kita melantik kurang lebih 227 pejabat. Saya yakin ini menjadi pelantikan terbanyak yang pernah dilakukan secara serentak di Kabupaten Serang,” kata Ratu Zakiyah.
Bupati Serang menegaskan bahwa jabatan adalah amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab. Ia meminta seluruh pejabat yang baru dilantik untuk menjunjung tinggi integritas serta meningkatkan kinerja di masing-masing bidang.
Menurutnya, tantangan birokrasi ke depan semakin kompleks seiring meningkatnya ekspektasi masyarakat terhadap pelayanan publik.
“Integritas itu wajib. Kinerja juga harus ditingkatkan. Tugas sudah menunggu dan masyarakat akan menjadi penilai utama dari apa yang kita kerjakan,” ujarnya.
Ratu Zakiyah menekankan pentingnya pelayanan publik yang cepat, tepat, dan berorientasi pada kebutuhan warga. Ia meminta para pejabat untuk tidak hanya bekerja dari balik meja, tetapi turun langsung memahami kondisi wilayah dan masyarakat yang dilayani. Pemilihan lokasi pelantikan di ruang terbuka disebut sebagai simbol kedekatan birokrasi dengan rakyat.
“Pelantikan ini sengaja dilakukan di sini agar birokrasi lebih dekat dengan masyarakat. Pejabat harus mengenal wilayahnya, tidak hanya pendopo atau kantor,” ucapnya.
Menurut Bupati, pemahaman langsung terhadap kondisi lapangan akan membantu aparatur pemerintah dalam merumuskan kebijakan yang lebih tepat sasaran. Ia berharap pejabat memiliki empati dan kepedulian sosial dalam setiap pengambilan keputusan.
Pesan khusus juga disampaikan kepada pejabat eselon II yang baru dilantik. Ratu Zakiyah meminta mereka segera beradaptasi dengan lingkungan kerja baru dan menunjukkan kinerja terbaik sejak awal masa jabatan. Ia memastikan evaluasi kinerja akan dilakukan secara berkelanjutan dan objektif.
“Saya ucapkan selamat dan sukses. Pejabat eselon II harus cepat beradaptasi dan langsung bekerja maksimal. Semua akan terus kita nilai,” katanya.
Menanggapi adanya pejabat yang berasal dari luar lingkungan Pemerintah Kabupaten Serang, Bupati menegaskan bahwa penempatan dilakukan berdasarkan kompetensi dan kebutuhan organisasi. Ia memastikan proses penilaian telah dilakukan sesuai dengan ketentuan dan standar yang berlaku.
“Semua penempatan didasarkan pada kompetensi. Penilaian dilakukan sesuai kemampuan dan kebutuhan jabatan,” ujarnya.
Selain menyoroti kinerja, Bupati Serang juga memberikan perhatian serius pada etika dan gaya hidup aparatur pemerintah. Ia mengingatkan agar pejabat tidak mempertontonkan gaya hidup berlebihan yang dapat menimbulkan jarak dengan masyarakat. Menurutnya, pejabat publik harus menjadi teladan, baik dalam sikap maupun perilaku sehari-hari.
“Kita ini pelayan masyarakat. Kita harus empati dan peduli. Tidak pantas jika pejabat justru menunjukkan gaya hidup berlebihan,” kata Ratu Zakiyah.
Ia menilai gaya hidup hedon tidak sejalan dengan nilai pelayanan publik dan berpotensi melukai rasa keadilan di tengah masyarakat. Oleh karena itu, ia meminta seluruh pejabat untuk menjalani hidup sederhana dan menjaga perilaku, baik di lingkungan kerja maupun di luar kedinasan.
“Saya minta seluruh pejabat hidup sederhana. Hindari gaya hidup hedon karena itu tidak memberi contoh yang baik bagi masyarakat,” tegasnya.
Pelantikan 227 pejabat ini diharapkan menjadi titik awal penguatan birokrasi di Kabupaten Serang. Pemerintah daerah menargetkan peningkatan kualitas pelayanan publik melalui aparatur yang berintegritas, profesional, dan dekat dengan masyarakat. Dengan komitmen tersebut, Pemkab Serang optimistis mampu menjawab tantangan pembangunan dan kepercayaan publik ke depan.