Strategi Pemkot Serang Genjot PAD Lewat Optimalisasi Pajak dan Sektor Unggulan

Kilas Banten
18 Okt 2024 21:58
Serang 0
2 menit membaca

KILAS BANTEN – Pemerintah Kota Serang menerima sejumlah catatan dari fraksi-fraksi DPRD terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD 2025, salah satunya mengenai peningkatan pendapatan daerah.

Hal ini diungkapkan oleh Nanang, saat memberikan tanggapan atas pandangan umum fraksi-fraksi dalam rapat paripurna DPRD Kota Serang, Jumat 18 Oktober 2024.

Nanang menekankan bahwa proyeksi pendapatan daerah memang membutuhkan usaha ekstra.

Namun, ia tetap optimis bahwa langkah strategis yang telah dirancang, termasuk optimalisasi pajak dan retribusi daerah, akan memberikan hasil yang signifikan.

“Kami memahami bahwa proyeksi pendapatan ini menuntut usaha keras, tapi kami optimis dengan strategi yang ada,” ujarnya.

Selain pajak dan retribusi, Nanang menjelaskan bahwa inovasi layanan publik serta kolaborasi dengan sektor swasta akan menjadi kunci untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Pemerintah Kota Serang juga berkomitmen untuk menyesuaikan target pendapatan dengan kondisi ekonomi yang ada, sambil tetap menjaga target yang realistis.

“Kami sepakat bahwa pengelolaan pendapatan harus dilakukan secara optimal,” tambahnya.

Nanang juga mengungkapkan bahwa Pemkot Serang akan terus melakukan penyertaan modal pada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) seperti Perundam Tirtamadani dan Bank Pembangunan Daerah, yang setiap tahunnya memberikan deviden atas penyertaan tersebut.

“Selain itu, kita akan membuka peluang untuk mengembangkan sektor-sektor potensial seperti perdagangan, pertanian, dan pariwisata sebagai sumber baru pendapatan daerah,” jelasnya.

Sementara itu, Nanang menjelaskan kondisi keuangan Kota Serang saat ini berada di kategori sedang.

Dengan APBD yang berkisar 1,5 triliun, kemandirian fiskal Kota Serang hanya 20 persen, yang berarti pendapatan asli daerah hanya menyumbang sekitar 300 miliar.

Melihat kondisi tersebut, Nanang menginstruksikan kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk berkoordinasi dan berkomunikasi dengan kementerian terkait, guna memaksimalkan bantuan pemerintah pusat.

“Komunikasi intens dengan kementerian sangat diperlukan agar kita dapat memanfaatkan setiap program yang ada,” tegasnya.

Nanang menambahkan, program dan kegiatan yang diakomodir oleh Pemkot Serang ke depan akan difokuskan pada yang benar-benar memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

“Kami hanya akan fokus pada program yang betul-betul dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, agar anggaran yang ada digunakan dengan sebaik-baiknya,” tutupnya.***

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *