Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas menutup Pusdiklatsar Paskibra Kabupaten Serang Angkatan 2026 Tahun 2025 di SMKN 1 Kragilan, Senin, 22 Desember 2025, disaksikan ratusan peserta dari SMA, SMK, dan MA se-Kabupaten Serang.KILAS BANTEN – Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas menegaskan pentingnya kedisiplinan dan tanggung jawab bagi generasi muda. Pesan itu disampaikannya saat menutup Pusat Pendidikan dan Latihan Dasar (Pusdiklatsar) Paskibra Kabupaten Serang Angkatan 2026 Tahun 2025 di SMKN 1 Kragilan, Senin, 22 Desember 2025.
Dalam kesempatan tersebut, Najib Hamas mengajak seluruh peserta pusdiklatsar untuk tidak hanya menyerap materi pelatihan, tetapi juga menerapkannya secara nyata di lingkungan sekolah masing-masing. Ia berharap para peserta mampu menjadi contoh positif bagi teman-temannya.
“Hari ini saya hadir mewakili Bupati Serang untuk menutup Pusdiklatsar Paskibra Kabupaten Serang Angkatan 2026 dengan jumlah peserta sebanyak 1.130 siswa dari seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Serang,” ujar Najib.
Menurut Najib, pelatihan dasar paskibra memiliki fokus utama pada pembentukan karakter. Nilai kedisiplinan, rasa tanggung jawab, dan kebersamaan yang ditanamkan selama pelatihan harus terus dijaga setelah peserta kembali ke sekolah.
Ia menekankan bahwa peserta pusdiklatsar tidak boleh berhenti belajar setelah kegiatan selesai. Pembinaan lanjutan, kata dia, tetap diperlukan agar nilai-nilai positif tersebut semakin kuat dan berkelanjutan.
“Sesuai dengan konsentrasi pelatihan, para siswa diharapkan tetap dibina dan di-update oleh Purna Paskibraka Indonesia Kabupaten Serang ketika sudah kembali ke sekolah masing-masing,” katanya.
Najib menilai keberadaan alumni Paskibra dan PPI memiliki peran strategis dalam menjaga semangat disiplin di kalangan pelajar. Melalui pendampingan tersebut, peserta pusdiklatsar diharapkan mampu menjadi pionir kebaikan di sekolahnya.
“Mereka harus menjadi contoh. Jadilah pionir untuk hal-hal baik dan berikan teladan kepada siswa lain,” ujarnya.
Wabup Serang itu kembali mengingatkan bahwa kedisiplinan yang diperoleh selama pusdiklatsar bukan sekadar formalitas. Nilai tersebut harus ditularkan kepada lingkungan sekitar dengan dilandasi rasa tanggung jawab dan kebersamaan.
“Disiplin ini harus diterapkan bersama. Jika dilakukan dengan rasa tanggung jawab dan kebersamaan, nilainya akan sangat berharga bagi sekolah,” tandas Najib.
Sebagai informasi, Pusdiklatsar Paskibra Kabupaten Serang Angkatan 2026 Tahun 2025 digelar selama tiga hari, mulai 20 hingga 22 Desember 2025. Kegiatan ini diikuti oleh 1.130 siswa tingkat SMA, SMK, dan Madrasah Aliyah dari seluruh wilayah Kabupaten Serang.
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Serang, Haryadi, menjelaskan bahwa pusdiklatsar bertujuan membentuk karakter siswa sebagai calon anggota paskibra. Pendidikan dasar ini menjadi fondasi awal sebelum mereka diseleksi ke jenjang yang lebih tinggi.
Menurut Haryadi, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang dalam menyiapkan kader paskibra berprestasi. Penjaringan dilakukan secara berjenjang, mulai dari tingkat kecamatan hingga nasional.
“Pusdiklatsar ini salah satunya untuk menyiapkan kader-kader paskibra. Mereka dipersiapkan sejak dini untuk tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi, bahkan nasional,” ujar Haryadi.
Ia berharap dari proses pembinaan tersebut, Kabupaten Serang kembali mampu mengirimkan wakilnya ke tingkat nasional seperti pada tahun-tahun sebelumnya. Hal itu, menurutnya, menjadi bukti keberhasilan pembinaan karakter dan disiplin generasi muda.
Kegiatan penutupan pusdiklatsar turut dihadiri jajaran Bakesbangpol Kabupaten Serang. Kepala Bidang Wawasan Kebangsaan dan Ekososbud Bakesbangpol, Anton Hermawanto, mendampingi langsung jalannya kegiatan hingga selesai.
Melalui pusdiklatsar ini, Pemerintah Kabupaten Serang berharap lahir generasi muda yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga kuat dalam karakter. Disiplin, kebersamaan, dan rasa cinta tanah air diharapkan menjadi nilai yang terus hidup di lingkungan sekolah dan masyarakat.