Kader Bina Keluarga Remaja (BKR) mengikuti orientasi yang diselenggarakan DP3AP2KB Kota Tangerang guna meningkatkan kemampuan pendampingan keluarga dalam menghadapi perkembangan remaja.KILAS BANTEN – Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) terus memperkuat ketahanan keluarga di tengah berbagai tantangan perkembangan remaja saat ini. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menggelar Orientasi Kader Bina Keluarga Remaja (BKR) tingkat Kota Tangerang yang diikuti sekitar 200 peserta dari seluruh wilayah kota.
Program yang berlangsung selama 11 hari tersebut melibatkan kader BKR yang berasal dari 13 kecamatan di Kota Tangerang. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kapasitas kader agar mampu menjadi pendamping sekaligus sumber informasi bagi para orang tua dalam menghadapi berbagai dinamika yang dialami anak saat memasuki usia remaja.
Kepala DP3AP2KB Kota Tangerang, Tihar Sopian, menegaskan bahwa masa remaja merupakan fase yang sangat penting dalam proses tumbuh kembang anak. Pada periode ini, remaja mengalami berbagai perubahan yang tidak hanya terjadi secara fisik, tetapi juga psikologis dan sosial.
Menurutnya, perubahan tersebut sering kali menjadi tantangan tersendiri bagi orang tua. Oleh karena itu, keberadaan kader BKR dinilai sangat penting untuk membantu keluarga memahami cara pengasuhan yang tepat dan sesuai dengan kebutuhan anak.
“Fase remaja itu penuh tantangan bagi orang tua. Karena itu, kader BKR harus hadir mengedukasi mereka agar bisa memberikan pengasuhan yang tepat, empati dan tidak kaku,” ujar Tihar, Jumat, 12 Juni 2026.
Melalui orientasi ini, para kader mendapatkan berbagai materi yang berkaitan dengan pola pengasuhan remaja, komunikasi dalam keluarga, kesehatan reproduksi, serta penguatan kesehatan mental anak. Bekal tersebut diharapkan dapat diteruskan kepada masyarakat melalui berbagai kegiatan BKR di tingkat kelurahan maupun kecamatan.