Wakil Wali Kota Tangerang Maryono menerima dua penghargaan Disway Top Regional Leader Awards 2026 yang diberikan langsung oleh Founder Disway Group, Dahlan Iskan, di JW Marriott Hotel JakartaKILAS BANTEN – Kota Tangerang kembali mencatatkan prestasi di tingkat nasional. Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang berhasil membawa pulang dua penghargaan bergengsi dalam ajang Disway Top Regional Leader Awards 2026. Penghargaan tersebut menjadi bukti atas keberhasilan daerah ini dalam membangun tata kelola pemerintahan yang modern sekaligus mempercepat transformasi teknologi di lingkungan pemerintahan.
Dua penghargaan yang diraih yakni kategori Pelopor Tata Kelola Pemerintahan Modern dan Penggerak Transformasi Teknologi Daerah. Penghargaan itu diserahkan dalam acara yang digelar di Ballroom Hotel JW Marriott, Jakarta.
Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono, hadir mewakili Pemerintah Kota Tangerang dan menerima penghargaan secara langsung dari Founder Disway Group, Dahlan Iskan.
Maryono menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh pihak yang selama ini berkontribusi membangun Kota Tangerang.
Menurutnya, pencapaian itu tidak hanya menjadi kebanggaan pemerintah daerah, tetapi juga seluruh masyarakat.
“Penghargaan ini merupakan buah dari kerja keras bersama antara pemerintah daerah, DPRD, dunia usaha, akademisi, rekan media, dan yang paling utama adalah seluruh elemen masyarakat Kota Tangerang,” ujar Maryono, Minggu, 14 Juni 2026.
Ia menjelaskan, keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa kolaborasi antarpemangku kepentingan mampu menghasilkan berbagai inovasi pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif. Pemerintah Kota Tangerang, kata dia, akan terus mempertahankan semangat inovasi agar pelayanan kepada masyarakat semakin berkualitas.
Maryono juga menilai ajang Disway Top Regional Leader Awards bukan sekadar seremoni penghargaan. Forum tersebut menjadi wadah penting bagi pemerintah daerah dari berbagai wilayah untuk saling bertukar pengalaman, strategi, serta praktik terbaik dalam menghadapi tantangan pembangunan.
Menurutnya, setiap daerah memiliki tantangan yang berbeda. Karena itu, kolaborasi dan pertukaran gagasan menjadi faktor penting dalam mendorong percepatan pembangunan yang berkelanjutan.
“Tantangan pembangunan ke depan semakin kompleks, sehingga diperlukan komitmen yang kuat, kerja nyata, serta kolaborasi yang berkelanjutan,” katanya.
Ia berharap penghargaan yang diterima tidak membuat Pemerintah Kota Tangerang cepat berpuas diri. Sebaliknya, prestasi tersebut harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan menghadirkan berbagai program yang inovatif.
“Penghargaan ini hendaknya tidak dimaknai sebagai tujuan akhir, melainkan sebagai pemacu semangat dan inspirasi untuk terus meningkatkan kinerja dan menghadirkan program-program yang inovatif dan terbaik bagi masyarakat khususnya Kota Tangerang,” tambahnya.
Disway Top Regional Leader Awards 2026 merupakan ajang apresiasi bagi kepala daerah yang dinilai berhasil menghadirkan inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan publik, serta pembangunan daerah.
Selain prosesi pemberian penghargaan, kegiatan tersebut juga diramaikan dengan diskusi strategis yang diikuti sejumlah gubernur, wali kota, dan bupati dari berbagai daerah di Indonesia. Diskusi dipandu langsung oleh Founder Disway Group, Dahlan Iskan, dengan menghadirkan Menteri Koperasi Republik Indonesia, Dr. Ferry Juliantono, sebagai narasumber utama.
Melalui forum tersebut, para kepala daerah berbagi pengalaman mengenai strategi pembangunan, penguatan ekonomi daerah, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Keberhasilan Kota Tangerang meraih dua penghargaan sekaligus semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu daerah yang konsisten menghadirkan inovasi pemerintahan. Capaian ini sekaligus menjadi dorongan bagi Pemkot Tangerang untuk terus mempercepat transformasi digital, memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin efektif, efisien, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.***