Kepala Diskominfo Tangerang Selatan, Tb. Asep Nurdin, saat menghadiri Safari Subuh di Masjid Villa Pamulang dan menyampaikan komitmen pemerintah memperluas akses internet gratis hingga lebih dari 5.000 titik.KILAS BANTEN – Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus mempercepat transformasi digital dengan memperluas layanan internet gratis di berbagai fasilitas publik. Salah satu fokus utama program tersebut adalah menjadikan masjid sebagai pusat pembelajaran, pemberdayaan masyarakat, sekaligus penguatan literasi digital bagi generasi muda.
Komitmen itu disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang Selatan, Tb. Asep Nurdin, saat menghadiri kegiatan Safari Subuh di Masjid Villa Pamulang, Kecamatan Pamulang.
Menurut Asep, fungsi masjid kini tidak lagi terbatas sebagai tempat ibadah. Masjid memiliki peran strategis sebagai ruang pembinaan masyarakat yang mampu menjawab tantangan perkembangan teknologi dan era digital.
“Masjid harus menjadi pusat kegiatan kemasyarakatan dan pembinaan generasi muda. Tidak hanya diisi kegiatan ibadah, tetapi juga program-program yang memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk pemanfaatan teknologi digital,” ujar Asep, Rabu (17/6/2026).
Ia menjelaskan, perkembangan teknologi informasi harus dimanfaatkan secara positif. Karena itu, Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus menghadirkan fasilitas digital yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk belajar, berdiskusi, mengembangkan keterampilan, hingga memperluas akses terhadap berbagai informasi.
Asep juga memberikan apresiasi kepada para pengurus masjid beserta komunitas masyarakat yang selama ini aktif menyelenggarakan kegiatan keagamaan maupun sosial. Menurutnya, aktivitas tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun masyarakat yang produktif, mandiri, dan memiliki daya saing tinggi.
Ia menilai keberadaan masjid sangat strategis dalam membentuk karakter generasi muda. Dengan dukungan infrastruktur digital, masjid diharapkan berkembang menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, kreativitas, dan inovasi masyarakat.
Sebagai bentuk dukungan terhadap program tersebut, Diskominfo Kota Tangerang Selatan tidak hanya membangun jaringan internet gratis. Pemerintah juga menggulirkan berbagai program literasi digital yang menyasar pelajar, remaja masjid, hingga para pengurus masjid.
Program pelatihan itu dirancang agar masyarakat mampu memanfaatkan teknologi secara produktif, aman, dan bertanggung jawab. Selain meningkatkan kemampuan digital, edukasi tersebut juga bertujuan memperkuat kesadaran masyarakat dalam menggunakan internet secara sehat.
“Kami ingin fasilitas digital yang sudah tersedia ini benar-benar dimanfaatkan untuk kegiatan yang produktif, khususnya bagi anak-anak dan generasi muda,” kata Asep.
Hingga pertengahan 2026, Pemerintah Kota Tangerang Selatan telah menyediakan layanan internet gratis di sekitar 379 masjid dan 376 musala. Akses serupa juga tersedia di berbagai ruang publik seperti taman kota, rumah sakit, balai warga, serta sejumlah fasilitas umum lainnya yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.
Secara keseluruhan, layanan internet gratis yang dibangun pemerintah kini telah menjangkau lebih dari 5.000 titik di seluruh wilayah Kota Tangerang Selatan. Perluasan jaringan tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam mempercepat pemerataan akses teknologi informasi bagi seluruh lapisan masyarakat.
Melalui program ini, warga diharapkan memiliki kesempatan yang lebih luas untuk memperoleh informasi, meningkatkan kompetensi digital, mendukung kegiatan pendidikan, memperkuat komunikasi, hingga membuka peluang ekonomi berbasis teknologi.
Langkah tersebut sekaligus mempertegas komitmen Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam membangun ekosistem transformasi digital yang inklusif. Dengan kolaborasi antara pemerintah, pengurus masjid, dan masyarakat, masjid diharapkan mampu menjadi pusat pembelajaran modern yang melahirkan generasi muda yang cakap digital, inovatif, dan siap menghadapi persaingan di era teknologi.***