Wakil Wali Kota Tangerang Maryono menegaskan komitmen Pemkot Tangerang mendukung transformasi Bandara Soekarno-Hatta melalui percepatan penanganan banjir dan penguatan infrastruktur kawasan penyangga demi mewujudkan target masuk 10 bandara terbaik dunia pada 2029.KILAS BANTEN – Pemerintah Kota Tangerang menunjukkan komitmen penuh untuk mendukung transformasi Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) agar mampu menembus jajaran 10 bandara terbaik dunia pada 2029. Salah satu langkah yang kini dipercepat ialah penanganan banjir di kawasan penyangga bandara yang selama ini kerap mengganggu aksesibilitas dan aktivitas di sekitar lokasi.
Komitmen tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Tangerang, Maryono, setelah menghadiri Rapat Koordinasi Penguatan Tata Kelola Ekosistem Kebandarudaraan yang dipimpin Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), di Jakarta.
Dalam rapat itu, AHY menegaskan pemerintah memiliki target besar menjadikan Bandara Soekarno-Hatta sebagai salah satu dari 10 bandara terbaik di dunia pada 2029. Menurutnya, target tersebut bukan sekadar ambisi karena performa Soetta terus mengalami peningkatan dalam berbagai indikator penilaian internasional.
“Kita punya semangat untuk menjadikan Bandara Soekarno-Hatta sebagai top 10 bandara terbaik di dunia pada tahun 2029. Tentu ini harus didukung dengan penguatan aksesibilitas dan ekosistem kawasan yang semakin baik,” ujar AHY, dalam keterangannya, ditulis Senin, 29 Juni 2026.
Menanggapi target tersebut, Maryono menegaskan Pemerintah Kota Tangerang siap memberikan dukungan maksimal. Ia menilai Bandara Soekarno-Hatta memiliki posisi yang sangat strategis, tidak hanya sebagai gerbang utama Indonesia menuju dunia internasional, tetapi juga sebagai penggerak pertumbuhan ekonomi di Kota Tangerang.
“Bandara Soekarno-Hatta bukan hanya gerbang utama Indonesia ke dunia internasional, tetapi juga menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi Kota Tangerang. Karena itu, kami siap mendukung berbagai langkah percepatan transformasi yang sedang dilakukan agar target tersebut dapat terwujud,” kata Maryono.
Sebagai bentuk dukungan nyata, Pemerintah Kota Tangerang memprioritaskan penyelesaian persoalan banjir yang kerap terjadi di kawasan sekitar bandara. Langkah ini diyakini akan memperlancar mobilitas penumpang, kendaraan, maupun aktivitas logistik yang menuju dan keluar dari Bandara Soekarno-Hatta.
Maryono mengungkapkan bahwa Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) saat ini sedang menyusun kajian komprehensif mengenai sistem pengendalian banjir. Kajian tersebut mencakup kawasan utara jalan tol hingga area hotel di sisi selatan tol yang berada di sekitar bandara.
Hasil kajian nantinya akan menjadi dasar dalam merancang sistem pengendalian banjir yang terintegrasi. Dengan sistem tersebut, pemerintah berharap risiko genangan dapat ditekan sehingga operasional bandara berjalan lebih lancar dan masyarakat sekitar memperoleh rasa aman serta nyaman.
“Kajian ini nantinya akan menjadi dasar penyusunan langkah penanganan banjir secara terintegrasi di kawasan Soekarno-Hatta. Tujuannya bukan hanya untuk mengurangi risiko genangan, tetapi juga mendukung kelancaran operasional bandara serta meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat sekitar,” jelasnya.
Selain melakukan kajian, pembahasan bersama PT Jasamarga juga menghasilkan rekomendasi pembangunan kolam retensi sebagai solusi jangka panjang untuk mengendalikan banjir di kawasan penyangga Bandara Soekarno-Hatta.
Menurut Maryono, keberhasilan transformasi Soetta tidak hanya ditentukan oleh modernisasi fasilitas dan peningkatan layanan di dalam terminal. Penataan kawasan penyangga, sistem drainase yang baik, serta konektivitas yang lancar juga menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas layanan bandara secara menyeluruh.
Ia optimistis sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pengelola bandara, dan seluruh pemangku kepentingan akan mempercepat pencapaian target tersebut. Kolaborasi yang kuat diyakini mampu menghadirkan kawasan bandara yang lebih modern, aman, nyaman, dan berdaya saing di tingkat internasional.
“Melalui kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pengelola bandara, dan seluruh pemangku kepentingan, kami optimistis target menjadikan Soekarno-Hatta sebagai salah satu dari 10 bandara terbaik dunia dapat tercapai. Kami siap mengawal dan mendukung setiap langkah transformasi tersebut demi meningkatkan daya saing kawasan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Maryono.***