Petani bersama jajaran Pemkot Tangerang dan Polsek Batuceper melakukan penanaman jagung massal di lahan pertanian Kecamatan Batuceper sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan daerah.KILAS BANTEN – Pemerintah Kota Tangerang terus memperkuat sektor ketahanan pangan melalui kolaborasi lintas instansi. Salah satu langkah konkret dilakukan Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang bersama Polsek Batuceper dan kelompok tani dengan menggelar gerakan tanam jagung massal di Kecamatan Batuceper.
Program tersebut menjadi bagian dari strategi menjaga stabilitas pangan daerah sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian masyarakat di tengah tantangan sektor pangan yang semakin kompleks.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang, Muhdorun, mengatakan kegiatan itu merupakan bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional yang diinisiasi Polri, khususnya dalam pengembangan komoditas jagung.
Menurutnya, Pemerintah Kota Tangerang tidak hanya hadir dalam seremoni penanaman, tetapi juga memberikan bantuan sarana produksi pertanian kepada kelompok tani agar hasil panen lebih optimal.
“DKP Kota Tangerang turut memberikan dukungan berupa bantuan sarana pertanian kepada kelompok tani, yakni enam kilogram benih jagung pipil varietas BISI 18 serta satu kuintal pupuk NPK,” ujar Muhdorun, Minggu, 10 Mei 2026.
Ia menjelaskan, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu petani meningkatkan hasil produksi jagung di wilayah Batuceper. Selain menjaga produktivitas lahan, langkah itu juga dinilai penting untuk memastikan pasokan pangan lokal tetap aman dan stabil.
Muhdorun menilai sektor pertanian masih memegang peranan penting dalam mendukung perekonomian masyarakat, termasuk di wilayah perkotaan seperti Kota Tangerang. Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong penguatan kelompok tani melalui bantuan bibit unggul, pupuk, hingga pendampingan teknis di lapangan.
Program tanam jagung bersama tersebut juga mendapat respons positif dari para petani. Mereka berharap dukungan pemerintah dan aparat kepolisian terus berlanjut agar sektor pertanian semakin berkembang dan mampu meningkatkan kesejahteraan petani lokal.
Selain fokus pada peningkatan produksi pangan, kegiatan itu juga menjadi sarana mempererat hubungan antara petani, pemerintah daerah, dan aparat keamanan. Para petani diberikan motivasi untuk terus mengembangkan lahan pertanian produktif yang masih tersedia di kawasan perkotaan.
Kasat Binmas Polres Metro Tangerang Kota, AKBP Rachmat Haryanto, mengatakan kolaborasi antara Pemkot Tangerang dan Polri merupakan langkah strategis dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
Menurutnya, keterlibatan Polri dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan nyata kepada masyarakat agar mampu menjaga ketersediaan pangan secara mandiri.
“Kolaborasi bersama Pemko Tangerang ini diharapkan dapat memperkuat pembinaan petani lokal sekaligus mendukung program ketahanan pangan di Kota Tangerang,” kata Rachmat.
Ia menegaskan, program tersebut tidak akan berhenti pada proses penanaman saja. Ke depan, pembinaan terhadap kelompok tani akan terus dilakukan agar sektor pertanian di Kota Tangerang berkembang secara berkelanjutan.
Program tanam jagung massal ini juga menjadi bagian dari upaya optimalisasi pemanfaatan lahan produktif di wilayah Kota Tangerang. Pemerintah berharap hasil panen nantinya dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat sekaligus mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah.
Di tengah ancaman perubahan iklim dan tekanan ekonomi global, sektor pertanian dinilai menjadi salah satu fondasi penting dalam menjaga stabilitas daerah. Karena itu, sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dianggap sangat penting untuk memastikan ketahanan pangan tetap terjaga.
Gerakan tanam jagung bersama tersebut sekaligus memperlihatkan semangat gotong royong dalam membangun kemandirian pangan daerah. Pemerintah berharap langkah itu dapat meningkatkan motivasi petani untuk terus mengembangkan sektor pertanian yang produktif, modern, dan berkelanjutan.
Selain menjaga ketersediaan pangan, program ini juga diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan petani lokal di Kota Tangerang.***