Dari Lahan Terbengkalai Jadi Ikon Baru, Alun-alun Pondok Ranji Kini Diserbu Warga Tangsel

Kilas Banten
11 Mei 2026 09:00
3 menit membaca

KILAS BANTEN – Pemerintah Kota Tangerang Selatan kembali menghadirkan ruang publik baru yang langsung mencuri perhatian masyarakat. Kawasan bekas kantor kelurahan dan kecamatan di Pondok Ranji, Kecamatan Ciputat Timur, yang sebelumnya terbengkalai kini berubah menjadi alun-alun modern dan ramah keluarga.

 

Perubahan wajah kawasan tersebut menjadi simbol penataan kota yang lebih humanis. Lokasi yang dulunya rusak dan tidak terawat kini dipenuhi aktivitas warga, mulai dari anak-anak bermain, keluarga bersantai, hingga komunitas yang memanfaatkan area terbuka untuk berkumpul.

 

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, mengatakan penataan dilakukan untuk menghidupkan kembali aset pemerintah yang sudah lama tidak digunakan.

 

“Dulu kondisinya terbengkalai karena kantor kelurahan dan kecamatan sudah pindah. Sekarang kita bongkar dan kita tata ulang. Di sebelahnya juga kita bangun taman bermain untuk anak-anak,” ujar Pilar, Senin, 11 Mei 2026.

 

Menurut Pilar, konsep penataan kawasan tersebut difokuskan untuk menghadirkan ruang terbuka yang nyaman dan dapat diakses seluruh masyarakat tanpa biaya. Pemerintah daerah ingin menciptakan area publik yang tidak hanya indah secara visual, tetapi juga memiliki fungsi sosial yang kuat.

 

Kini, Alun alun Pondok Ranji dilengkapi sejumlah fasilitas penunjang. Area bermain anak menjadi salah satu titik yang paling ramai dikunjungi warga. Selain itu, tersedia ruang terbuka yang bisa dimanfaatkan masyarakat untuk olahraga ringan maupun sekadar bersantai bersama keluarga.

 

Antusiasme warga terhadap keberadaan alun-alun baru itu disebut sangat tinggi. Bahkan, setiap akhir pekan kawasan tersebut dipadati pengunjung dari berbagai wilayah di Tangerang Selatan.

 

“Alhamdulillah fasilitasnya sudah lengkap, anak-anak juga sudah bisa bermain di sana. Respons masyarakat sangat baik, bahkan saat akhir pekan pengunjungnya penuh sekali,” katanya.

 

Kehadiran Alun-alun Pondok Ranji dinilai menjadi solusi di tengah kebutuhan masyarakat perkotaan terhadap ruang publik yang aman dan nyaman. Di kawasan perkotaan yang padat permukiman, keberadaan ruang terbuka hijau memiliki peran penting untuk mendukung kualitas hidup warga.

 

Selain menjadi tempat rekreasi murah bagi keluarga, ruang publik seperti alun-alun juga dapat memperkuat interaksi sosial masyarakat. Warga memiliki tempat untuk bertemu, beraktivitas, hingga membangun hubungan sosial yang lebih sehat.

 

Pemerintah Kota Tangerang Selatan menilai pemanfaatan lahan terbengkalai menjadi ruang publik produktif merupakan langkah strategis dalam pembangunan kota modern. Penataan kawasan tidak hanya mempercantik lingkungan, tetapi juga mengurangi titik kumuh yang sebelumnya kurang termanfaatkan.

 

Pemkot Tangsel memastikan pengembangan kawasan Alun-alun Pondok Ranji masih akan terus dilakukan. Sejumlah penambahan fasilitas dan penyempurnaan area akan dilakukan secara bertahap sesuai kebutuhan masyarakat.

 

“Kalau masih ada kekurangan nanti kita tambah sedikit demi sedikit. Yang penting ini bisa dimanfaatkan masyarakat,” ucap Pilar.

 

Penataan Alun-alun Pondok Ranji juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam memperluas ruang terbuka hijau di wilayah perkotaan. Langkah tersebut sekaligus menunjukkan upaya pemerintah daerah dalam menciptakan kota yang lebih ramah anak dan ramah lingkungan.

 

Ke depan, keberadaan ruang publik seperti Alun-alun Pondok Ranji diharapkan dapat menjadi pusat aktivitas masyarakat sekaligus ikon baru kawasan Ciputat Timur. Dengan semakin banyaknya ruang terbuka yang dibangun, Tangerang Selatan perlahan berkembang menjadi kota modern yang tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga kualitas kehidupan sosial warganya.***