Petugas Trantib Kecamatan Jatiuwung melakukan patroli malam di kawasan depo sampah dan titik rawan pembuangan liar di Kota Tangerang.KILAS BANTEN – Petugas Ketenteraman dan Ketertiban (Trantib) Kecamatan Jatiuwung bergerak melakukan patroli dini hari untuk mengantisipasi aksi pembuangan sampah liar yang masih kerap terjadi di wilayah Kota Tangerang.
Patroli yang dilakukan pada Rabu dini hari, 13 Mei 2026 itu menyasar sejumlah titik rawan, termasuk area depo sampah di Kelurahan Alam Jaya dan Kelurahan Pasir Jaya.
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari pengawasan rutin pemerintah kecamatan guna menjaga keamanan, ketertiban, dan kebersihan lingkungan masyarakat.
Camat Jatiuwung, Buceu Gartina, mengatakan patroli wilayah menjadi salah satu upaya untuk memastikan kondisi lingkungan tetap aman dan kondusif, terutama pada malam hingga dini hari saat aktivitas masyarakat mulai berkurang.
“Kegiatan patroli ini merupakan bagian dari pengawasan rutin yang dilakukan untuk memastikan kondisi wilayah tetap tertib, aman dan nyaman bagi masyarakat,” ujar Buceu dalam keterangannya, Jumat, 15 Mei 2026.
Selain memantau situasi keamanan lingkungan, petugas Trantib juga melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi depo sampah di beberapa titik.
Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan pengelolaan sampah berjalan baik dan tidak terjadi penumpukan sampah liar yang berpotensi mengganggu kebersihan lingkungan.
Menurut Buceu, patroli malam diperkuat karena masih ditemukan oknum yang sengaja membuang sampah sembarangan saat kondisi wilayah sepi dan petugas dianggap lengah.
Aksi tersebut dinilai meresahkan masyarakat karena menyebabkan lingkungan menjadi kotor dan memicu pencemaran di sekitar permukiman warga.
“Karena memang, kerap muncul oknum-oknum pembuang sampah di waktu-waktu orang tidur dan sekiranya petugas lengah. Hal inilah yang diperkuat dengan patroli dini hari,” katanya.
Selama patroli berlangsung, petugas menyisir sejumlah titik yang dinilai rawan pelanggaran ketertiban umum. Pengawasan difokuskan pada lokasi yang sering dijadikan tempat pembuangan sampah ilegal.
Pemerintah Kecamatan Jatiuwung menilai persoalan sampah bukan hanya menjadi tanggung jawab petugas kebersihan semata. Kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan juga dianggap sangat menentukan keberhasilan penanganan sampah di wilayah perkotaan.
Karena itu, patroli wilayah dilakukan tidak hanya untuk menindak pelanggaran, tetapi juga membangun disiplin dan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan.
Keberadaan petugas di lapangan diharapkan mampu memberikan efek jera bagi pelaku pembuangan sampah liar sekaligus meningkatkan rasa aman masyarakat.
Selain mencegah pencemaran lingkungan, patroli malam juga dinilai penting untuk mendeteksi potensi gangguan ketertiban sejak dini.
Pemerintah kecamatan memastikan kegiatan patroli akan terus dilakukan secara berkala, terutama di titik-titik yang dianggap rawan pelanggaran.
Buceu juga mengimbau masyarakat agar lebih disiplin membuang sampah pada tempat yang telah disediakan dan tidak membuang sampah di pinggir jalan maupun lahan kosong.
“Masyarakat diimbau untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya serta meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar,” ujarnya.
Menurutnya, menjaga kebersihan lingkungan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan masyarakat.
Patroli dini hari yang dilakukan Trantib Jatiuwung mendapat perhatian positif dari warga. Langkah tersebut dinilai menjadi bentuk nyata pengawasan pemerintah dalam menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan.
Di tengah meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap isu lingkungan, pengawasan rutin seperti ini dianggap penting untuk membangun budaya tertib dalam pengelolaan sampah.
Dengan patroli yang lebih intensif, Pemerintah Kecamatan Jatiuwung berharap praktik pembuangan sampah liar dapat ditekan sehingga kualitas lingkungan di wilayah tersebut tetap bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.***