Banjir Parah Rendam Cinangka hingga 2 Meter, Ratusan Rumah Tenggelam, Warga Keluhkan Posko Jauh dan Jalan Hancur

Minggu, 21 Desember 2025 - 14:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi ratusan rumah warga di Kampung Kajaroan, Cinangka, Kabupaten Serang, yang masih terendam banjir hingga ketinggian dua meter.

i

Kondisi ratusan rumah warga di Kampung Kajaroan, Cinangka, Kabupaten Serang, yang masih terendam banjir hingga ketinggian dua meter.

KILAS BANTEN – Banjir besar masih melanda Kampung Kajaroan, Desa Rancasanggal, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang. Hingga Jumat, 19 Desember 2025, ratusan rumah warga masih terendam air dengan ketinggian bervariasi, mulai dari 30 sentimeter hingga mencapai dua meter di titik terdalam. Banjir ini telah berlangsung sejak Senin malam, 16 Desember 2025, dan belum menunjukkan tanda-tanda surut signifikan.

Warga setempat menyebut banjir kali ini sebagai yang terparah dalam beberapa tahun terakhir. Selain merendam rumah, banjir juga memutus aktivitas warga dan memaksa sebagian besar keluarga bertahan di lokasi yang minim fasilitas.

Salah seorang warga Kampung Kajaroan, Ismail, mengatakan banjir tahun ini jauh lebih besar dibanding kejadian sebelumnya. Ia menyebut luapan air kali ini menjangkau wilayah yang biasanya aman dari genangan.

“Ini banjir paling besar selama beberapa tahun terakhir. Biasanya tidak sampai setinggi ini,” kata Ismail, Minggu, 21 Desember 2025.

Menurut Ismail, banjir diduga dipicu oleh aliran sungai yang tersumbat tumpukan sampah dan pepohonan tumbang. Kondisi itu diperparah dengan ketidakmampuan Bendungan Curug Betung menampung debit air kiriman dari wilayah Padarincang, Ciomas, dan Pabuaran yang diguyur hujan deras.

“Kapasitas bendungan tidak kuat menahan kiriman air. Sungai juga tersumbat sampah dan pohon tumbang, akhirnya air meluap ke permukiman,” ujarnya.

Ia menyebut, sedikitnya 170 rumah di tiga RT terdampak langsung banjir. Jumlah warga terdampak diperkirakan mencapai ratusan jiwa, mulai dari balita hingga lanjut usia.

Penulis : Dayat

Editor : Redaksi Kilas Banten

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Kabupaten Serang Diminta Siaga, Hantavirus dari Tikus Ancam Gagal Ginjal hingga Pneumonia Mematikan
PT SBM Dibedah Total, DPRD Kabupaten Serang Minta Pemkab Jangan Asal Pilih Direksi Baru
48 Tahun Dipakai Pemkab, Tanah SDN Pematang 2 Kragilan Digugat, Ahli Waris: Kami Hanya Menuntut Hak
Pemilih Pemula di Baros Serang Heboh Bahas Demokrasi, Siswa MA Nurul Huda Serbu KPU dengan Pertanyaan Kritis
Darurat Hantavirus Mengintai Kabupaten Serang, Wabup Najib Serukan Perang Lawan Tikus dari Rumah hingga Pasar
Pelajar Baros Dibekali Literasi Politik, KPU Kabupaten Serang Edukasi Lawan Hoaks Pemilu
Pembangunan PSEL Kota Serang Ditarget Rampung 2028, Pemkot Kebut Pembebasan Lahan 5 Hektar
Pemkot dan PCNU Kota Serang Gelar Pengajian Bulanan di Seluruh Kecamatan, Fokus Jaga Kondusivitas
Banjir besar merendam ratusan rumah di Cinangka, Kabupaten Serang, hingga 2 meter. Warga mengeluhkan minimnya posko pengungsian, akses jalan rusak, dan bantuan darurat yang belum mencukupi.

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 22:00

Warga Kabupaten Serang Diminta Siaga, Hantavirus dari Tikus Ancam Gagal Ginjal hingga Pneumonia Mematikan

Kamis, 14 Mei 2026 - 20:21

PT SBM Dibedah Total, DPRD Kabupaten Serang Minta Pemkab Jangan Asal Pilih Direksi Baru

Selasa, 12 Mei 2026 - 23:51

48 Tahun Dipakai Pemkab, Tanah SDN Pematang 2 Kragilan Digugat, Ahli Waris: Kami Hanya Menuntut Hak

Selasa, 12 Mei 2026 - 22:49

Pemilih Pemula di Baros Serang Heboh Bahas Demokrasi, Siswa MA Nurul Huda Serbu KPU dengan Pertanyaan Kritis

Selasa, 12 Mei 2026 - 21:00

Darurat Hantavirus Mengintai Kabupaten Serang, Wabup Najib Serukan Perang Lawan Tikus dari Rumah hingga Pasar

Berita Terbaru