Kepala SMPN 15 Kota Serang KILAS BANTEN – Tim marching band kebanggaan SMPN 15 Kota Serang, Gita Nada Yumaga, memastikan diri turun ke gelanggang internasional.
Mereka siap beradu gengsi dan kreativitas melawan tim kuat dari Malaysia, Thailand, hingga Hong Kong.
Pertempuran musikal ini akan tersaji dalam kejuaraan marching band internasional yang digelar di Jakarta pada 19 hingga 21 Desember mendatang.
Keberangkatan tim ini membawa misi besar, membuktikan bahwa pelajar Kota Serang mampu bersaing dan diperhitungkan di level Asia.
Kepala SMPN 15 Kota Serang, Edi Ruspandi, menyatakan kesiapan penuh pasukannya.
Ia bahkan telah menemui jajaran Pemerintah Kota Serang untuk meminta doa restu sebelum keberangkatan.
Dukungan pemerintah daerah dinilai penting untuk memompa semangat juang para siswa saat bertanding.
“Kami dari SMPN 15 Kota Serang bersilaturahmi dan meminta izin untuk mengikuti lomba marching band internasional,” katanya.
“Alhamdulillah, kami menjadi perwakilan Kota Serang,” tegas Edi Ruspandi saat ditemui di Puspemkot Serang, Selasa 16 Desember 2025.
Optimisme tersebut bukan tanpa alasan. Gita Nada Yumaga memiliki rekam jejak prestasi yang solid.
Sebelumnya, tim ini sukses menyapu bersih tujuh piala dalam kejuaraan marching band tingkat nasional di Stadion Maulana Yusuf.
Mental juara itulah yang kini menjadi modal utama menghadapi tekanan dari tim-tim luar negeri.
Sebanyak 86 personel inti telah disiapkan untuk bertarung di Jakarta.
Mereka menjalani latihan maraton setiap hari guna mematangkan formasi, kekompakan, dan harmoni musik.
Persiapan ini melibatkan kerja kolektif antara pihak sekolah, pelatih, serta orang tua siswa.
“Persiapannya kami dengan tim dan pembina terus berlatih setiap hari. Kami tidak bisa sendiri, dukungan orang tua melalui paguyuban juga sangat luar biasa,” jelas Edi.
Lebih dari sekadar mengejar trofi, Edi menegaskan bahwa ajang ini adalah pembuktian karakter dan jati diri siswa.
Ia ingin SMPN 15 Kota Serang dikenal sebagai sekolah yang mampu menyeimbangkan prestasi akademik dengan kreativitas dan prestasi non-akademik.
“Harapannya SMPN 15 menjadi sekolah favorit. Siswa tidak hanya belajar di kelas, tapi juga punya wadah kreativitas. Marching band ini menjadi ciri khas yang kami munculkan,” tambahnya.
Kini, harapan besar warga Kota Serang bertumpu di pundak 86 pelajar tersebut.
Mereka diharapkan tampil lepas, penuh percaya diri, dan pulang membawa kabar membanggakan, sekaligus menancapkan bendera prestasi Kota Serang di kancah internasional.***