Nayla Alifia, siswi tunadaksa asal SKH YDKW 03 Kota Tangerang, menunjukkan semangat belajar dan berkarya melalui dunia sastra hingga berhasil melaju ke ajang FLS3N tingkat Provinsi Banten 2026KILAS BANTEN – Keterbatasan fisik tidak menjadi penghalang bagi Nayla Alifia untuk terus berkarya dan meraih prestasi. Siswi tunadaksa asal Sekolah Khusus Yayasan Karya Dharma Wanita (YDKW) 03 Kota Tangerang itu berhasil mengharumkan nama daerah setelah lolos mewakili Kota Tangerang pada ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Gebyar Lomba Talenta Siswa Provinsi Banten 2026.
Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa semangat dan kerja keras mampu mengalahkan segala keterbatasan. Di tengah kondisi fisik tangan dan kaki yang tidak berfungsi sempurna, Nayla tetap konsisten menyalurkan bakatnya di bidang sastra, khususnya puisi.
Siswi yang dikenal tekun itu mengaku telah mencintai dunia puisi sejak lama. Menulis dan membaca puisi menjadi cara baginya untuk menyampaikan perasaan sekaligus memperkuat rasa percaya diri.
“Saya memang mempunyai hobi menulis bahkan membaca puisi. Di tengah keterbatasan fisik tangan dan kaki saya yang tidak bisa berfungsi sempurna, saya tetap bersemangat belajar dan membuat karya dengan alat bantu tablet atau handphone yang mendapatkan dukungan penuh dari guru-guru dan keluarga sampai bisa mewakili Kota Tangerang di ajang provinsi kali ini,” ujar Nayla Alifia, Rabu, 13 Mei 2026.
Dengan memanfaatkan perangkat digital seperti tablet dan telepon genggam, Nayla terus menghasilkan karya puisi yang penuh makna. Dukungan keluarga dan para guru menjadi kekuatan besar yang membuatnya terus berkembang dan berani tampil di berbagai perlombaan.