Curhat Keluarga Kini Gratis, Pemkot Tangerang Buka Layanan Psikolog dan Konseling untuk Warga, Dari Anak hingga Calon Pengantin

Kilas Banten
10 Mei 2026 15:51
3 menit membaca

KILAS BANTEN – Pemerintah Kota Tangerang terus memperkuat program ketahanan keluarga melalui layanan konseling dan pendampingan psikologis gratis bagi masyarakat. Program tersebut dijalankan melalui Pusat Pembelajaran Keluarga (Puspaga) yang berada di bawah pengelolaan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Tangerang.

 

Layanan ini menjadi ruang konsultasi terbuka bagi warga yang menghadapi berbagai persoalan keluarga. Mulai dari pola asuh anak, perkembangan psikologis anak, komunikasi dalam keluarga, hingga konsultasi persiapan pernikahan.

 

Puspaga berlokasi di Gedung Cisadane Lantai 2 dan terbuka untuk seluruh masyarakat Kota Tangerang secara gratis.

 

Kepala DP3AP2KB Kota Tangerang, Tihar Sopian, mengatakan layanan tersebut menjadi bentuk komitmen pemerintah dalam menghadirkan ruang aman dan nyaman bagi masyarakat untuk berkonsultasi dengan tenaga profesional.

 

“Puspaga adalah garda terdepan kami dalam memberikan edukasi dan solusi atas berbagai tantangan keluarga. Kami ingin warga Kota Tangerang tahu bahwa mereka tidak sendirian. Jika ada kendala dalam pola asuh, atau ingin mengecek perkembangan buah hati, tenaga psikolog dan konselor kami siap melayani secara gratis,” ujar Tihar, Minggu, 10 Mei 2026.

 

Menurut Tihar, tantangan kehidupan keluarga saat ini semakin kompleks. Persoalan komunikasi keluarga, pola asuh anak, kesehatan mental, hingga tekanan sosial menjadi isu yang membutuhkan perhatian serius.

 

Karena itu, Pemkot Tangerang berupaya menghadirkan layanan konseling yang mudah diakses masyarakat tanpa harus terbebani biaya konsultasi.

 

Ia menjelaskan, Puspaga saat ini memiliki tiga layanan utama yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

 

Pertama, layanan informasi dan psikoedukasi yang memberikan pemahaman terkait pola asuh anak, pencegahan kekerasan dalam rumah tangga, hingga edukasi membangun keluarga harmonis.

 

Kedua, layanan konsultasi dan konseling privat bersama psikolog serta tenaga profesional untuk membantu masyarakat menyelesaikan persoalan keluarga maupun perkembangan anak.

 

Ketiga, layanan penjangkauan yang bertujuan mendekatkan akses pendampingan psikososial kepada masyarakat di berbagai wilayah Kota Tangerang.

 

“Kami ingin warga tahu bahwa mereka tidak sendirian. Baik itu mengenai kesulitan belajar anak, perilaku anak yang terlalu aktif, hingga konsultasi bagi calon pengantin, semuanya bisa dilayani di sini secara gratis,” katanya.

 

Layanan konseling gratis tersebut mendapat perhatian positif karena dinilai sangat membantu masyarakat yang membutuhkan tempat konsultasi terpercaya dan aman.

 

Dalam beberapa tahun terakhir, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan mental dan keharmonisan keluarga terus meningkat. Banyak orang tua mulai menyadari pentingnya pola asuh yang tepat untuk mendukung tumbuh kembang anak.

 

Selain itu, persoalan kesehatan mental kini juga menjadi perhatian utama di tengah tekanan kehidupan modern yang semakin kompleks.

 

DP3AP2KB Kota Tangerang berharap layanan Puspaga dapat menjadi solusi preventif untuk mencegah konflik keluarga, kekerasan terhadap anak, hingga persoalan sosial lainnya.

 

Lingkungan keluarga yang sehat dan harmonis dinilai menjadi fondasi penting dalam menciptakan generasi muda yang sehat secara mental, emosional, dan sosial.

 

Bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan layanan tersebut, proses pendaftaran dapat dilakukan dengan mudah melalui WhatsApp di nomor 0896-0200-4040.

 

Setelah melakukan pendaftaran, warga diminta mengisi formulir data diri yang diberikan petugas. Selanjutnya, admin akan menentukan jadwal konseling sesuai kebutuhan layanan.

 

Masyarakat kemudian dapat datang langsung ke kantor Puspaga di Gedung Cisadane Lantai 2 sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

 

Pemkot Tangerang juga terus mengajak masyarakat agar tidak ragu berkonsultasi dengan tenaga profesional ketika menghadapi persoalan keluarga maupun perkembangan anak.

 

Melalui layanan ini, pemerintah berharap masyarakat dapat memperoleh solusi yang tepat sekaligus meningkatkan kualitas hubungan dalam keluarga.

 

Program konseling gratis tersebut juga menjadi bagian dari upaya Pemkot Tangerang membangun masyarakat yang sehat, harmonis, dan lebih peduli terhadap kesehatan mental keluarga.***