Suasana kegiatan belajar mengajar di salah satu sekolah swasta mitra Pemerintah Kota Tangerang yang mengikuti program sekolah gratis bagi siswa jenjang SD dan MI.KILAS BANTEN – Tak lolos seleksi masuk Sekolah Dasar (SD) Negeri kini bukan lagi menjadi kekhawatiran bagi para orang tua di Kota Tangerang. Pemerintah Kota Tangerang memastikan seluruh anak usia sekolah tetap dapat mengenyam pendidikan melalui program sekolah swasta gratis yang bekerja sama dengan pemerintah daerah.
Program tersebut disiapkan sebagai solusi atas keterbatasan daya tampung SD Negeri yang setiap tahun terjadi saat proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Dengan adanya program ini, masyarakat memiliki alternatif untuk menyekolahkan anak di puluhan SD dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) swasta tanpa dikenakan biaya pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Wahyudi Iskandar, mengatakan pemerintah telah mengantisipasi tingginya jumlah pendaftar di sekolah negeri dengan menjalin kemitraan bersama sekolah swasta yang tersebar di berbagai kecamatan.
“Secara prinsip, masyarakat Kota Tangerang tidak perlu khawatir. Bagi peserta didik yang belum tertampung di SD negeri, masih dapat melanjutkan pendidikan di sekolah swasta gratis yang telah bekerja sama dengan Pemerintah Kota Tangerang,” ujar Wahyudi, Selasa (16/6/2026).
Ia menjelaskan, program tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menjamin hak setiap anak untuk memperoleh layanan pendidikan yang layak tanpa terbebani biaya sekolah maupun keterbatasan kursi di sekolah negeri.
Program sekolah swasta gratis juga diprioritaskan bagi warga yang memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK) Kota Tangerang. Langkah ini diharapkan mampu memperluas akses pendidikan sekaligus memastikan tidak ada anak yang kehilangan kesempatan belajar hanya karena tidak diterima di sekolah negeri.
Wahyudi menegaskan masyarakat tidak perlu ragu memilih sekolah swasta yang menjadi mitra pemerintah. Menurutnya, seluruh sekolah tersebut telah memenuhi standar penyelenggaraan pendidikan nasional sehingga kualitas pembelajarannya setara dengan sekolah negeri.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat bahwa baik sekolah negeri maupun sekolah swasta memiliki standar penyelenggaraan pendidikan yang sama. Jadi, jangan ragu untuk memilih sekolah swasta gratis yang telah bekerja sama dengan pemerintah,” katanya.
Selain memberikan pilihan bagi masyarakat, keberadaan sekolah swasta gratis juga diharapkan mampu mengurangi kepadatan jumlah siswa di sekolah negeri. Dengan demikian, pemerataan akses pendidikan dasar dapat berjalan lebih optimal di seluruh wilayah Kota Tangerang.
Berdasarkan data Dinas Pendidikan Kota Tangerang, saat ini terdapat 63 SD dan MI swasta yang tergabung dalam program sekolah gratis. Seluruh sekolah tersebut tersebar di Kecamatan Batuceper, Benda, Cibodas, Cipondoh, Jatiuwung, Karang Tengah, Karawaci, Periuk, Pinang, hingga Kecamatan Tangerang.
Kecamatan Benda menjadi wilayah dengan jumlah sekolah peserta program terbanyak. Sementara itu, Kecamatan Karawaci dan Cipondoh juga menyediakan banyak pilihan sekolah bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan program tersebut.
Beberapa sekolah yang bergabung dalam program ini antara lain MIS Arrohman, MIS Birrul Walidain, MIS Darussalam I, MIS Nururrohman, MIS Roudhotul Islamiyah, MIS Al Istiqomah, MIS Al Muhajirin, MIS Al Mujahidin, MIS Al Mukhlisin, SD Nature Islam, SDAL Istiqomah, SD Islam Abaabiyl, SD Islam Ay-Yusufiah, MIN 1 Kota Tangerang, serta puluhan MI lainnya yang tersebar di berbagai kecamatan.
Melalui program sekolah swasta gratis ini, Pemerintah Kota Tangerang berharap seluruh anak usia sekolah tetap dapat melanjutkan pendidikan tanpa terkendala biaya maupun keterbatasan daya tampung di sekolah negeri.
Pemerintah juga mengimbau masyarakat untuk segera memanfaatkan sekolah-sekolah mitra sesuai wilayah domisili masing-masing agar proses penerimaan peserta didik baru berlangsung lebih efektif, merata, dan seluruh anak memperoleh hak pendidikan yang sama.***
