Hari Anak Nasional 2026, Benyamin Davnie Gaspol Perkuat Ngider Sehat Premium, Tangsel Siapkan Generasi Bebas Stunting

Kilas Banten
29 Jun 2026 09:08
3 menit membaca

KILAS BANTEN – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas kesehatan anak melalui penguatan program Ngider Sehat Premium dan pemberdayaan kader Posyandu. Komitmen tersebut disampaikan bertepatan dengan peringatan Hari Anak Nasional 2026 yang juga dirangkaikan dengan pemberian penghargaan kepada kader kesehatan dan Tim Ngider Sehat Premium.

 

Kegiatan yang berlangsung di Aula Blandongan, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan itu dipimpin langsung oleh Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie. Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan bahwa Hari Anak Nasional tidak boleh dimaknai hanya sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi momen penting untuk mengevaluasi efektivitas berbagai program kesehatan yang telah dijalankan pemerintah.

 

Menurut Benyamin, evaluasi menjadi langkah penting agar seluruh program benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama bagi anak-anak yang merupakan generasi penerus pembangunan daerah.

 

“Hari Anak Nasional ini menjadi momentum untuk mengevaluasi apa saja yang sudah kita kerjakan. Ada dua pilar penting, yakni Ngider Sehat Premium dan kader kesehatan Posyandu yang menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam meningkatkan berbagai indikator kesehatan masyarakat,” ujar Benyamin, Senin (29/6/2026).

 

Ia menegaskan bahwa anak merupakan aset paling berharga bagi bangsa sekaligus penentu masa depan Kota Tangerang Selatan. Karena itu, pemerintah memiliki tanggung jawab memastikan setiap anak memperoleh pelayanan kesehatan yang layak, asupan gizi yang cukup, lingkungan yang sehat, serta kesempatan tumbuh dan berkembang secara optimal.

 

“Anak-anak adalah aset bangsa yang paling berharga. Masa depan Tangerang Selatan ada di tangan mereka. Karena itu, kita harus memastikan mereka tumbuh sehat, cerdas, dan memiliki daya saing untuk masa depan,” katanya.

 

Untuk mendukung tujuan tersebut, Pemkot Tangsel terus mengoptimalkan peran Tim Ngider Sehat Premium bersama kader Posyandu agar lebih aktif menjangkau masyarakat. Mereka bertugas mengidentifikasi berbagai kebutuhan kesehatan warga, mulai dari pemantauan tumbuh kembang anak, pemeriksaan kesehatan, pemberian makanan tambahan (PMT), hingga edukasi mengenai pola hidup sehat.

 

Benyamin menjelaskan, penguatan layanan kesehatan berbasis masyarakat menjadi salah satu strategi utama dalam mempercepat penurunan angka stunting. Selain meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, pemerintah juga berupaya memperkuat infrastruktur pendukung seperti akses terhadap pangan bergizi, pemenuhan kebutuhan nutrisi anak, dan penciptaan lingkungan yang sehat bagi keluarga.

 

“Kedua tim ini kita dorong untuk terus mengidentifikasi kebutuhan masyarakat. Misalnya pemberian makanan tambahan (PMT), pemeriksaan kesehatan anak, dan berbagai kebutuhan lain yang mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat. Seluruh infrastruktur yang menunjang penurunan stunting, termasuk ketersediaan pangan, gizi, hingga lingkungan yang sehat harus terus diperkuat,” jelasnya.

 

Pada kesempatan tersebut, Benyamin juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader kesehatan dan Tim Ngider Sehat Premium yang selama ini konsisten memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat. Menurutnya, mereka menjadi ujung tombak pemerintah dalam menghadirkan layanan kesehatan hingga ke lingkungan warga.

 

Selain mendukung pelaksanaan Posyandu, para kader juga berperan memberikan edukasi kesehatan, memantau pertumbuhan balita, mendampingi ibu hamil, serta menjalankan berbagai upaya promotif dan preventif guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

 

Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan sektor kesehatan tidak dapat diwujudkan hanya oleh pemerintah daerah. Sinergi dengan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci agar setiap program berjalan optimal dan memberikan manfaat yang luas.

 

“Keberhasilan program kesehatan tidak mungkin dicapai pemerintah sendiri. Dibutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat, terutama kader kesehatan dan Tim Ngider Sehat Premium yang selama ini bekerja langsung di lapangan,” ungkapnya.

 

Melalui penguatan peran kader kesehatan dan Ngider Sehat Premium, Pemkot Tangerang Selatan berharap kualitas kesehatan anak terus meningkat. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk menciptakan generasi yang sehat, cerdas, bebas stunting, dan memiliki daya saing tinggi di masa depan.***