Harlah ke-53 PPP Jadi Titik Balik, Asep Gunawan Kartoba Serukan Kebangkitan dan Target Kembali ke Senayan

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kabupaten Serang dari PPP, Asep Gunawan Kartoba, saat menyampaikan pandangan tentang kebangkitan PPP menjelang Harlah ke-53 partai berlambang Ka’bah

i

Anggota DPRD Kabupaten Serang dari PPP, Asep Gunawan Kartoba, saat menyampaikan pandangan tentang kebangkitan PPP menjelang Harlah ke-53 partai berlambang Ka’bah

KILAS BANTEN – Dalam peringatan Hari Lahir ke-53 Partai Persatuan Pembangunan (PPP), suara kebangkitan mulai menggema dari internal partai. Anggota DPRD Kabupaten Serang, Asep Gunawan Kartoba, menilai usia 53 tahun menjadi momentum krusial bagi PPP untuk bangkit, melakukan konsolidasi, dan merebut kembali kepercayaan publik yang sempat menurun.

Asep menegaskan, Harlah ke 53 PPP bukan sekadar perayaan seremonial. Ia melihat momentum ini sebagai titik balik perjalanan PPP setelah menghadapi fase sulit, terutama absennya wakil partai di DPR RI. Menurutnya, kondisi tersebut harus dibaca sebagai alarm sekaligus pemicu perubahan.

“Saya sebagai kader PPP mengucapkan selamat hari lahir ke-53. Ini usia yang matang. Harapannya, PPP ke depan kembali menjadi partai yang didukung masyarakat dan konsisten menyuarakan aspirasi umat,” kata Asep, Senin, 5 Januari 2026.

Ia mengingatkan bahwa PPP merupakan partai senior dengan sejarah panjang dalam politik nasional. Selama puluhan tahun, PPP dikenal sebagai kekuatan politik yang lekat dengan umat, ulama, dan pesantren. Namun, dinamika politik yang terus berubah menuntut partai untuk beradaptasi tanpa kehilangan jati diri.

Asep tidak menampik bahwa kegagalan PPP menempatkan wakil di Senayan menjadi catatan paling berat dalam perjalanan partai. Ia menyebut situasi itu sebagai fase kelam yang baru pertama kali dialami PPP sejak berdiri.

“Terus terang, ini masa yang cukup berat. PPP tidak masuk Senayan. Ini belum pernah terjadi sebelumnya. Tapi kondisi ini tidak boleh disesali terus-menerus. Justru harus menjadi pemicu untuk berbenah dan bangkit,” ujarnya.

Penulis : Dayat

Editor : Redaksi Kilas Banten

Follow WhatsApp Channel www.kilasbanten.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RSUD dr. Dradjat Prawiranegara (RSDP) Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan Lewat Neurointervensi dan Bedah Digestif
Relawan Bencana Terpinggirkan? Anggota TAGANA Kabupaten Serang Klaim Tak Terima Tali Asih Negara Sepanjang 2025
Rakercab ISNU Kota Serang, Cetak Kader Ideologis dan Bidik Kampus hingga Konferensi Internasional
Wali Kota Serang Salurkan Bantuan Rp10 Juta dan Sembako bagi Korban Kebakaran Sempu
ISNU Kota Serang Baru Dilantik, Muji Rohman: Sarjana NU Kuasai Teknologi dan Jadi Penggerak Perubahan
Pengurus Baru ISNU Kota Serang Dilantik, Perkuat SDM dan Kolaborasi Strategis Lintas Sektor
Tanpa Bebani APBD, Wali Kota Serang Lantik Satgas Serang Mengaji Gandeng BWA
Dapat 181 Ribu Mentions, Wali Kota Serang Budi Rustandi Tempati Peringkat 1 Kepala Daerah Terpopuler Banten
Harlah ke-53 PPP dinilai menjadi momentum kebangkitan. Asep Gunawan Kartoba menyerukan konsolidasi total agar PPP bangkit, rebut kembali kepercayaan publik, dan kembali ke Senayan

Berita Terkait

-

RSUD dr. Dradjat Prawiranegara (RSDP) Komitmen Tingkatkan Mutu Pelayanan Lewat Neurointervensi dan Bedah Digestif

-

Relawan Bencana Terpinggirkan? Anggota TAGANA Kabupaten Serang Klaim Tak Terima Tali Asih Negara Sepanjang 2025

-

Rakercab ISNU Kota Serang, Cetak Kader Ideologis dan Bidik Kampus hingga Konferensi Internasional

-

Wali Kota Serang Salurkan Bantuan Rp10 Juta dan Sembako bagi Korban Kebakaran Sempu

-

ISNU Kota Serang Baru Dilantik, Muji Rohman: Sarjana NU Kuasai Teknologi dan Jadi Penggerak Perubahan

Berita Terbaru