Hewan Kurban ASN Pemprov Banten Dipastikan Sehat, Ribuan Lapak Penjualan Diawasi Ketat

Kilas Banten
29 Mei 2026 13:30
Banten 0
3 menit membaca

KILAS BANTEN – Pemerintah Provinsi Banten memastikan seluruh hewan kurban yang dihimpun dari aparatur sipil negara (ASN) dalam kondisi sehat dan bebas penyakit menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah. Pengawasan dilakukan secara ketat mulai dari pemeriksaan kesehatan hingga distribusi ke masyarakat.

 

Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah menegaskan seluruh hewan kurban telah melewati pemeriksaan kesehatan berulang sebelum diserahkan kepada penerima manfaat.

 

Pernyataan itu disampaikan Dimyati saat penyerahan simbolis hewan kurban di Lapangan Masjid Raya Al Bantani, Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang, Rabu lalu.

 

“Semua hewan kurban yang diserahkan merupakan hewan jantan, sehat, dan sudah diperiksa kesehatannya berkali-kali,” kata Dimyati dalam keterangannya, Jumat, 29 Mei 2026.

 

Pemprov Banten tahun ini menghimpun puluhan hewan kurban dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD). Totalnya mencapai 32 ekor sapi, dua ekor kerbau, dan 23 ekor kambing.

 

Seluruh hewan tersebut akan digabungkan dengan hewan kurban milik Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Provinsi Banten sebelum disalurkan kepada masyarakat di delapan kabupaten dan kota di Provinsi Banten.

 

Sementara itu, BAZNAS Provinsi Banten juga menghimpun 25 ekor sapi dan 37 ekor kambing untuk program kurban tahun ini. Jumlah tersebut diperkirakan masih dapat bertambah menjelang hari pelaksanaan penyembelihan.

 

Dalam kegiatan itu, Dimyati menyerahkan seekor sapi kurban kepada Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Masjid Raya Al Bantani, Syibli Syardjaya.

 

Ia turut menyampaikan apresiasi kepada ASN Pemprov Banten, masyarakat, serta jajaran BUMN dan BUMD yang ikut berpartisipasi dalam pelaksanaan ibadah kurban tahun ini.

 

“Saya mengucapkan terima kasih kepada ASN Pemprov Banten, masyarakat, BUMN, dan BUMD yang telah berpartisipasi dalam ibadah kurban tahun ini,” ujarnya.

 

Di sisi lain, Pemprov Banten juga memperketat pengawasan terhadap kesehatan hewan kurban yang dijual di berbagai wilayah. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan hewan yang diperjualbelikan aman dikonsumsi dan memenuhi syarat syariat Islam.

 

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten, Nasir, mengatakan pihaknya telah menerjunkan tim kesehatan hewan dan kesehatan masyarakat veteriner (Kesmavet) ke hampir 2.000 lapak penjualan hewan kurban yang tersebar di seluruh daerah di Banten.

 

Tim itu terdiri dari dokter hewan dan paramedik veteriner yang bertugas melakukan pemeriksaan langsung terhadap kondisi hewan kurban di lapangan.

 

“Tim kami sudah disebar ke berbagai titik untuk melakukan pengawasan. Alhamdulillah, hingga saat ini tidak ditemukan penyakit pada hewan kurban,” kata Nasir.

 

Ia menjelaskan pengawasan dilakukan secara intensif karena pasokan hewan kurban di Banten tidak hanya berasal dari peternak lokal. Sebagian hewan juga didatangkan dari sejumlah daerah lain seperti Jawa Barat dan Lampung.

 

Karena itu, setiap hewan yang masuk ke wilayah Banten diwajibkan memiliki surat keterangan sehat dari dokter hewan daerah asal. Aturan tersebut diterapkan untuk mencegah penyebaran penyakit hewan menular dan menjaga keamanan pangan masyarakat.

 

“Kita memastikan setiap hewan yang masuk ke Banten memiliki surat keterangan sehat dari dokter hewan setempat, sehingga aman untuk dikonsumsi dan layak dijadikan hewan kurban,” ujarnya.

 

Selain pemeriksaan kesehatan, Dinas Pertanian Provinsi Banten juga memberikan sosialisasi kepada pengurus masjid dan panitia kurban terkait tata cara penyembelihan halal sesuai syariat Islam dan standar kesehatan veteriner.

 

Pemerintah berharap proses penyembelihan hingga distribusi daging kurban dapat berjalan aman, higienis, dan tepat sasaran.

 

Nasir juga mengimbau masyarakat agar lebih teliti saat membeli hewan kurban. Warga diminta memastikan hewan dalam kondisi sehat, aktif bergerak, tidak cacat fisik, serta memenuhi syarat usia kurban.

 

“Kami berharap hewan kurban yang disalurkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat Banten. Kami juga mengimbau masyarakat memilih hewan yang sehat dan sesuai kriteria hewan kurban,” tuturnya.***