KILAS BANTEN – Persaingan menuju kursi Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Fakultas Syariah Komisariat UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten semakin menarik. Menjelang pelaksanaan Rapat Tahunan Anggota Rayon (RTAR) XXII yang dijadwalkan berlangsung pada 10–11 Juli 2026, panitia resmi menutup tahapan pendaftaran bakal calon dengan total 13 kader yang menyatakan siap mengikuti kontestasi kepemimpinan organisasi.
Dari jumlah tersebut, 10 kader mendaftarkan diri sebagai bakal calon Ketua Rayon PMII, sedangkan tiga kader lainnya mengikuti pencalonan sebagai bakal calon Ketua Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (KOPRI) PMII Rayon Fakultas Syariah.
Seluruh peserta kini memasuki tahapan verifikasi administrasi sebelum ditetapkan sebagai calon resmi yang berhak mengikuti proses selanjutnya.
Panitia RTAR XXII menegaskan bahwa pemeriksaan administrasi menjadi tahapan penting untuk memastikan setiap bakal calon memenuhi seluruh persyaratan sesuai konstitusi organisasi. Proses tersebut dilakukan agar seluruh rangkaian pemilihan berlangsung tertib, adil, transparan, dan sesuai mekanisme yang berlaku.
Ketua Panitia RTAR XXII, Al Afgan Syidiq, mengatakan tingginya jumlah pendaftar menunjukkan besarnya antusiasme kader dalam menyambut regenerasi kepemimpinan di lingkungan PMII Rayon Fakultas Syariah.
“Hingga penutupan pendaftaran, terdapat 13 kader yang telah mendaftarkan diri sebagai bakal calon Ketua Rayon dan Ketua KOPRI. Saat ini seluruh pendaftar masih berada pada tahap verifikasi administrasi. Nantinya panitia akan menetapkan siapa saja yang dinyatakan memenuhi persyaratan dan berhak melanjutkan ke tahapan berikutnya. Kami berkomitmen menjalankan seluruh proses secara objektif, transparan, dan sesuai dengan konstitusi organisasi,” ujar Al Afgan Syidiq, Selasa, 7 Juli 2026.
Ia menjelaskan bahwa verifikasi administrasi bukan sekadar tahapan formal, tetapi menjadi fondasi penting dalam menjaga kualitas proses demokrasi organisasi. Panitia, kata dia, akan bekerja profesional dan independen agar seluruh peserta memperoleh perlakuan yang sama.
Menurut Al Afgan, besarnya jumlah kader yang mendaftar juga menjadi indikator positif bagi proses kaderisasi di PMII Rayon Fakultas Syariah. Kondisi tersebut menunjukkan semakin banyak kader yang siap mengambil peran strategis dalam membawa organisasi berkembang di masa mendatang.
Sementara itu, Ketua Rayon PMII Fakultas Syariah Komisariat UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, Nisfu Ruwaihan Maulana, mengapresiasi semangat kader yang ikut berpartisipasi dalam proses pencalonan.
Ia menilai regenerasi merupakan bagian penting dalam menjaga kesinambungan organisasi sekaligus menjadi ruang pembelajaran kepemimpinan bagi seluruh kader.
“Banyaknya kader yang mendaftarkan diri menjadi sinyal positif bahwa semangat regenerasi di Rayon Syariah terus tumbuh. Saya berharap seluruh bakal calon dapat mengikuti setiap tahapan dengan baik, menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi organisasi, serta menerima setiap proses dengan lapang dada. Siapa pun yang nantinya dinyatakan lolos dan terpilih, semoga mampu mengemban amanah serta membawa Rayon Syariah menjadi organisasi yang semakin progresif, inklusif, dan berdaya saing,” ujar Nisfu Ruwaihan Maulana.
RTAR XXII tidak hanya menjadi forum pemilihan ketua baru. Agenda tahunan tersebut juga menjadi ruang evaluasi organisasi, penguatan kaderisasi, serta perumusan arah gerak PMII Rayon Fakultas Syariah ke depan.
Forum ini diharapkan mampu melahirkan pemimpin yang memiliki integritas, kapasitas intelektual, kemampuan manajerial, dan komitmen tinggi dalam menjalankan roda organisasi. Kepemimpinan baru nantinya diharapkan mampu menjawab tantangan zaman sekaligus memperkuat eksistensi PMII di lingkungan kampus.
Panitia juga mengajak seluruh kader menjaga suasana yang kondusif selama seluruh tahapan RTAR XXII berlangsung. Sikap saling menghormati, menjunjung sportivitas, serta mengedepankan nilai demokrasi dinilai menjadi kunci agar proses regenerasi berjalan lancar dan menghasilkan pemimpin yang mendapat legitimasi kuat dari seluruh anggota.
Menutup keterangannya, panitia kembali menegaskan bahwa regenerasi merupakan estafet perjuangan yang harus dijaga bersama. Pergantian kepemimpinan bukan sekadar memilih ketua baru, tetapi menjadi momentum untuk melanjutkan visi organisasi serta melahirkan kader-kader terbaik yang siap membawa PMII Rayon Fakultas Syariah semakin maju, adaptif, dan berdaya saing di masa depan.
Inilah Daftar Nama-nama Calon Ketua Rayon PMII dan Ketua KOPRI PMII Rayon Fakultas Syariah:
Calon Ketua Rayon PMII
1. Irvan Nurdiansyah
2. Muhammad Sahal Tafdili
3. Khosyi Khoiri Syabani
4. Dava Rangga Saputra
5. Ashabal Khairi
6. Agus Rahayu
7. Silkvia Margasana
8. Dava Revaldo Tanjung
9. Faiz Humaeni Rohman
10. Muhamad Indra
Calon Ketua KOPRI PMII
1. Rizka Amanda
2. Desvi Nurlitasari
3. Nailah Putri Adellia.***

