Jalan Bojonegara–Pulo Ampel Segera Disulap Jadi Empat Lajur, Pemerintah Pusat Tanggung Seluruh Biaya Proyek

Kilas Banten
6 Jul 2026 21:14
Serang 0
4 menit membaca

KILAS BANTEN – Pemerintah pusat memastikan akan membiayai penuh proyek pelebaran Jalan Raya Bojonegara Pulo Ampel di Kabupaten Serang. Kepastian tersebut menjadi angin segar bagi masyarakat dan pelaku industri yang selama ini menantikan peningkatan kapasitas jalan di kawasan strategis tersebut.

 

Komitmen itu disampaikan setelah Menteri Pekerjaan Umum bersama Gubernur Banten melakukan kunjungan kerja ke lokasi proyek. Pemerintah Kabupaten Serang pun menyatakan siap mendukung seluruh tahapan pembangunan agar proyek dapat berjalan sesuai rencana.

 

Wakil Bupati Serang Muhammad Najib Hamas mengatakan pemerintah pusat telah mengambil tanggung jawab pembiayaan pembangunan. Sementara itu, pemerintah daerah akan fokus mendukung proses teknis yang diperlukan hingga proyek bisa direalisasikan.

 

“Hari ini kami mendampingi Pak Gubernur dan Pak Menteri PU. Pak Menteri sudah menyampaikan bahwa pembiayaan pembangunan menjadi tanggung jawab pemerintah pusat,” ujar Najib, Senin, 6 Juli 2026.

 

Saat ini Pemerintah Provinsi Banten masih menyusun Detail Engineering Design (DED) yang akan menjadi dasar pelaksanaan proyek. Dokumen tersebut ditargetkan selesai pada akhir tahun sebelum memasuki tahapan pembangunan berikutnya.

 

Najib menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Serang akan menyesuaikan seluruh langkah teknis setelah DED rampung. Pemerintah daerah juga akan memperkuat koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Banten agar pelaksanaan proyek berjalan sesuai perencanaan.

 

Selain pembangunan jalan, proses pembebasan lahan menjadi salah satu tahapan penting yang harus diselesaikan. Tahapan tersebut akan melibatkan masyarakat yang terdampak serta sejumlah kawasan industri yang berada di sepanjang jalur Bojonegara–Pulo Ampel.

 

“Setelah DED selesai, kami akan berkolaborasi dengan pemerintah provinsi, termasuk mengenai pembebasan lahan yang melibatkan masyarakat dan kawasan industri,” kata Najib.

 

Pemerintah juga tidak hanya berfokus pada pelebaran jalan. Fasilitas pendukung berupa Penerangan Jalan Umum (PJU) akan dibangun sebagai bagian dari proyek agar keamanan dan kenyamanan pengguna jalan semakin meningkat.

 

Menurut Najib, pembangunan PJU akan dibahas dalam satu paket bersama pengembangan jalan sehingga seluruh infrastruktur pendukung dapat dibangun secara terpadu.

 

“Insyaallah kebutuhan PJU menjadi bagian dari satu kesatuan dalam proyek ini,” ujarnya.

 

Pelebaran Jalan Bojonegara–Pulo Ampel dinilai menjadi kebutuhan yang sangat mendesak. Jalur tersebut selama ini menjadi akses utama menuju kawasan industri, pelabuhan, serta pusat aktivitas ekonomi masyarakat di Kabupaten Serang.

 

Tingginya mobilitas kendaraan di ruas tersebut sering memicu kepadatan lalu lintas, terutama kendaraan angkutan logistik. Karena itu, peningkatan kapasitas jalan menjadi empat lajur diharapkan mampu mengurai kemacetan sekaligus meningkatkan keselamatan para pengguna jalan.

 

Najib menegaskan proyek ini telah lama dinantikan oleh masyarakat maupun kalangan industri karena memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

 

“Ini merupakan jalur yang sangat penting. Pelebaran menjadi empat jalur berikut pembangunan PJU adalah kebutuhan yang sangat mendesak dan sudah lama ditunggu masyarakat maupun dunia industri,” ungkapnya.

 

Ketika ditanya mengenai kemungkinan pembahasan proyek infrastruktur lainnya, termasuk penanganan Jalan Anyar, Najib menegaskan seluruh pembahasan akan menunggu rampungnya DED yang saat ini disusun Pemerintah Provinsi Banten.

 

Setelah dokumen tersebut selesai, Pemerintah Kabupaten Serang akan melakukan pembahasan bersama organisasi perangkat daerah terkait untuk menentukan langkah teknis berikutnya, termasuk penyediaan fasilitas pendukung.

 

“Nanti setelah DED selesai baru kami berdiskusi dengan dinas terkait, termasuk mengenai PJU. Semua akan menjadi satu kesatuan dalam pembahasan,” katanya.

 

Najib juga memastikan Pemerintah Kabupaten Serang siap mengikuti arah kebijakan Pemerintah Provinsi Banten dalam pengembangan infrastruktur. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten diyakini menjadi kunci agar proyek berjalan sesuai target.

 

“Kami siap menyesuaikan dan berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Banten sesuai hasil DED yang nantinya disusun,” tegasnya.

 

Dengan adanya kepastian pembiayaan dari pemerintah pusat, proyek pelebaran Jalan Bojonegara–Pulo Ampel kini memasuki tahap persiapan perencanaan. Setelah seluruh dokumen teknis selesai, pembangunan diharapkan segera dimulai. Kehadiran jalan empat lajur ini diproyeksikan memperlancar distribusi logistik, meningkatkan konektivitas kawasan industri, memperkuat akses menuju pelabuhan, serta memberikan manfaat besar bagi pertumbuhan ekonomi dan mobilitas masyarakat di Kabupaten Serang.***