Motor Kader Ansor Kota Tangsel hilang di Ruko Boulevard Tekno BSD City, Maling Masih Berkeliaran

Kilas Banten
10 Apr 2026 18:48
3 menit membaca

KILAS BANTEN – Sudah enam bulan, maling motor milik anggota Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor Kota Tangerang Selatan (Tangsel) di Ruko Boulevard Tekno, Serpong, masih berkeliaran.

 

Korbannya bernama Dennis yang merupakan kader Ansor Kota Tangsel. Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada 24 Oktober 2025.

 

Kuasa hukum korban, Allan Apriyanto menjelaskan kronologis peristiwa maling motor di Kawasan Industri Taman Tekno Serpong BSD City yang dialami kliennya itu.

 

Allan menerangkan, kliennya tiba di kantor sekretariat Ansor Kota Tangsel sekira pukul 01.00 WIB dan langsung istirahat di lantai dua.

 

“Kronologisnya klien kami keluar sekitar jam 10 malam, setelah itu balik ke kantor jam 1-2-an. Klien kami ke lantai 2 dan tidur. Jam 6 pagi klien kami bangun dan motor sudah tidak ada di parkiran,” terang Allan.

Baca Juga  Wali Kota Tangerang Sachrudin Ajak Warga Pilah Sampah dari Rumah demi Cegah Banjir

 

Setelah mengetahui motornya tidak ada di parkiran depan kantor, Allan mengatakan, kliennya langsung menannyakan ke security hingga rekaman CCTV.

 

“Klien kami menelusuri CCTV setiap ruko dan tidak diketahui motor itu ada dimana,” terangnya.

 

Allan menuturkan, pihaknya sudah melaporkan hilangnya motor tersebut pengelola parkir (PT. Securindo Packatama Indonesia) dan pihak keamanan (PT. Bima Bangun Sentana) kawasan Taman tekno BSD City, namun tidak mendapatkan respon yang baik, bahkan cenderung bertele-tele.

 

Hingga akhirnya klien kami pun meminta penjelasan dan klarifikasi secara tertulis kepada pengelola parkir (PT. Securindo Packatama Indonesia), pihak keamanan (PT. Bima Bangun Sentana) kawasan Taman tekno BSD City, hingga PT. Sinar Mas (BSD CITY) namun juga tidak mendapat respon sebagaimana mestinya. Artinya mereka cuek dan santai saja, hingga akhirnya kami melakukan somasi untuk meminta pertanggungjawaban karena klien kami membayar biaya jasa parkir.