Perpustakaan di Tangerang Disulap Jadi Tempat Cari Cuan, Warga Antusias Ikuti Pelatihan Hand Bucket

Kilas Banten
23 Mei 2026 08:00
3 menit membaca

KILAS BANTEN – Perpustakaan kini tidak lagi sekadar tempat membaca buku. Di Kota Tangerang, perpustakaan mulai bertransformasi menjadi ruang kreativitas dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

 

Hal itu terlihat dalam kegiatan Pelatihan Hand Bucket yang digelar Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kota Tangerang di Kampung Jimpitan KB2, Kelurahan Batujaya, Kecamatan Batuceper.

 

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS). Program ini bertujuan menghadirkan perpustakaan sebagai pusat pembelajaran masyarakat yang lebih modern, kreatif, dan produktif.

 

Sejak pagi, suasana lokasi pelatihan tampak ramai. Warga dari berbagai usia terlihat antusias mengikuti setiap tahapan pembuatan hand bucket. Mereka belajar menyusun rangkaian hiasan, memilih bahan, hingga membuat desain menarik yang memiliki nilai jual.

Baca Juga  Situ Bulakan Disulap Jadi Benteng Raksasa Anti Banjir, Andra Soni dan Sachrudin Turun Tangan Keruk Sedimentasi

 

Kepala DPAD Kota Tangerang, Engkos Zarkasyi, mengatakan pelatihan tersebut menjadi salah satu langkah nyata pemerintah dalam meningkatkan keterampilan masyarakat melalui kegiatan yang aplikatif.

 

Menurutnya, hand bucket saat ini menjadi produk kerajinan yang cukup diminati. Selain digunakan sebagai hadiah, produk tersebut juga memiliki peluang pasar yang terus berkembang.

 

“Peserta belajar membuat hand bucket menggunakan berbagai bahan dan dekorasi kreatif. Keterampilan ini bisa menjadi peluang usaha mandiri bagi masyarakat,” ujar Engkos, Sabtu, 23 Mei 2026.

 

Ia menjelaskan, perpustakaan saat ini harus mampu mengikuti perkembangan kebutuhan masyarakat. Karena itu, konsep perpustakaan tidak lagi hanya fokus pada aktivitas membaca, tetapi juga menjadi ruang pengembangan kreativitas dan keterampilan warga.