KILAS BANTEN – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) terus melancarkan strategi agresif untuk mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di awal tahun.
Guna merealisasikan target peningkatan penerimaan pajak pada periode Triwulan I tahun 2026, Pemkot meluncurkan sejumlah program strategis, salah satunya melalui kegiatan Pekan Panutan Pajak.
Kepala Bapenda Kota Tangerang, Kiki Wibhawa, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menetapkan target penerimaan pajak yang spesifik untuk tiga bulan pertama tahun 2026.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Target tersebut mencakup Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).
Dalam keterangannya usai membuka Pekan Panutan Pajak di Pusat Pemerintahan (Puspem) Kota Tangerang, Kiki merinci angka penerimaan yang ingin dicapai pada Triwulan I.
“Kami berharap adanya sejumlah program strategis pada bulan ini bisa mendukung percepatan realisasi target penerimaan pajak yang telah ditentukan pada Triwulan I 2026. Targetnya, kami bisa menyerap Rp110 miliar untuk PBB-P2 dan Rp57 miliar untuk BPHTB,” ujar Kiki.
Target tersebut merupakan bagian dari target penerimaan pajak tahunan yang telah ditetapkan Pemkot Tangerang.
Pada tahun 2026, pemerintah daerah menargetkan penerimaan PBB-P2 sebesar Rp600 miliar dan BPHTB mencapai Rp662 miliar.
Untuk mendukung pencapaian target tersebut, Bapenda memanfaatkan momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-33 Kota Tangerang dengan menghadirkan program insentif bagi wajib pajak.
Penulis : Taman
Sumber Berita: Pemkot Tangerang
Halaman : 1 2 Selanjutnya


















