Wali Kota Tangerang Sachrudin Ajak Warga Pilah Sampah dari Rumah demi Cegah Banjir

Kilas Banten
9 Feb 2026 08:22
2 menit membaca

KILAS BANTEN – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang kembali menegaskan komitmennya dalam menangani tantangan perkotaan yang kian kompleks, khususnya terkait isu lingkungan hidup dan pengelolaan sampah.

Wali Kota Tangerang Sachrudin, menekankan pentingnya kolaborasi pentahelix yang melibatkan pemerintah, masyarakat, akademisi, dunia usaha, dan media untuk menciptakan solusi yang berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikan Sachrudin saat memberikan sambutan dalam kegiatan Car Free Day (CFD) di Tugu Adipura, Minggu 8 Februari 2026 kemari.

Kegiatan ini digelar sebagai bagian dari rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-33 Kota Tangerang sekaligus peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN).

Wali Kota Tangerang Sebut Pentingnya Memilah Sampah dari Rumah

Didampingi Wakil Wali Kota Maryono serta jajaran kepala perangkat daerah, Wali Kota Tangerang Sachrudin mengajak seluruh elemen masyarakat untuk lebih proaktif.

Ia menyoroti bahwa langkah besar pengelolaan sampah harus dimulai dari lingkup terkecil, yakni rumah tangga.

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk ikut berkontribusi membangun kota dan menjawab persoalan yang kita hadapi bersama, salah satunya masalah sampah. Ayo pilah sampah dari rumah,” tegas Sachrudin.

Ia mengingatkan bahwa pemerintah tidak dapat bekerja sendirian.

Tanpa partisipasi aktif warga, program sebaik apa pun tidak akan berjalan optimal.

Sampah yang tidak terkelola dengan baik, lanjutnya, berpotensi memicu bencana banjir hingga masalah kesehatan serius.

Sinergi Sesuai Arahan Presiden

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota juga menggarisbawahi bahwa penanganan sampah merupakan isu nasional.

Mengutip arahan Presiden Republik Indonesia, Sachrudin menyebutkan bahwa pengelolaan sampah tidak bisa dilakukan secara parsial atau sektoral.

“Presiden sudah menegaskan, persoalan sampah tidak bisa ditangani sepotong-potong atau sendiri-sendiri,” katanya Senin 9 Februari 2026.

“Harus ada sinergi dan aksi bersama dari hulu sampai ke hilir. Sama seperti banjir, sampah butuh keterlibatan semua pihak,” paparnya.

Optimalisasi Program dan Apresiasi Lingkungan

Guna mendukung partisipasi masyarakat, Sachrudin mempromosikan berbagai fasilitas dan program yang telah disiapkan Pemkot Tangerang.

Program tersebut meliputi penguatan bank sampah di setiap kecamatan, program sedekah sampah, hingga penyediaan armada pengangkut sampah yang memadai.

“Pemkot terus berupaya memfasilitasi. Tapi yang terpenting adalah peran aktif masyarakat. Kalau kita bangun semangat kebersamaan, saya yakin persoalan sampah bisa kita tangani bersama,” pungkasnya.

Sebagai bentuk apresiasi, momen CFD kali ini juga diisi dengan penyerahan penghargaan Lomba Jaga Kebersihan Lingkungan tingkat RW.

Lalu penghargaan Sekolah Adiwiyata tingkat Kota Tangerang Tahun 2026, serta apresiasi bagi pegiat lingkungan dan perusahaan yang mendukung pengelolaan sampah.

Rangkaian acara ditutup dengan peresmian armada pengangkut sampah baru, peninjauan stan lingkungan hidup, serta kampanye peduli lingkungan melalui siaran langsung radio lokal.***