Gagasan Puskesmas Terapung dari Ahmad Muhibbin Sabet Ekbispar Award 2026, Perjuangkan Layanan Kesehatan untuk Warga Kepulauan

Kilas Banten
8 Mar 2026 21:13
Serang 0
3 menit membaca

KILAS BANTEN – Anggota DPRD Kabupaten Serang dari Fraksi Partai Gerindra, Ahmad Muhibbin, meraih penghargaan Ekbispar Award 2026. Penghargaan itu diberikan oleh Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Ekonomi, Bisnis dan Pariwisata Provinsi Banten dalam acara yang digelar di Hotel Aston Serang pada Jumat, 6 Maret 2026.

 

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas gagasan dan komitmen Muhibbin dalam memperjuangkan pemerataan pelayanan kesehatan di wilayah kepulauan Kabupaten Serang. Salah satu program yang menjadi sorotan adalah inisiatif puskesmas terapung, sebuah konsep pelayanan kesehatan yang dirancang khusus untuk menjangkau masyarakat di pulau-pulau.

 

Muhibbin bahkan tercatat sebagai satu-satunya anggota DPRD Kabupaten Serang yang menerima penghargaan dalam ajang tersebut. Dewan juri menilai gagasan yang ia dorong mampu menjawab tantangan nyata yang selama ini dihadapi warga kepulauan dalam mengakses layanan kesehatan dasar.

 

Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Kabupaten Serang itu menegaskan bahwa masyarakat yang tinggal di wilayah kepulauan kerap menghadapi keterbatasan fasilitas kesehatan. Jarak yang jauh serta akses transportasi yang terbatas membuat pelayanan kesehatan tidak selalu mudah dijangkau.

 

Karena itu, menurut Muhibbin, diperlukan solusi inovatif agar pelayanan kesehatan dapat hadir langsung di tengah masyarakat pulau.

 

“Puskesmas terapung adalah kapal yang melayani masyarakat di wilayah kepulauan Kabupaten Serang. Fungsinya memberikan pelayanan kesehatan rutin dan preventif langsung kepada masyarakat pulau,” ujar Muhibbin, ditulis Minggu, 8 Maret 2026.

 

Ia menjelaskan bahwa konsep puskesmas terapung pada dasarnya adalah fasilitas kesehatan yang ditempatkan di atas kapal. Kapal tersebut akan berlayar ke pulau-pulau yang sulit dijangkau fasilitas kesehatan di daratan.

 

Di dalam kapal itu nantinya tersedia berbagai fasilitas medis dasar. Mulai dari ruang pemeriksaan pasien, obat-obatan esensial, hingga peralatan medis sederhana yang dibutuhkan untuk pelayanan kesehatan dasar.

 

Selain itu, puskesmas terapung juga akan dilengkapi tenaga medis profesional. Dokter dan perawat akan bertugas memberikan pemeriksaan kesehatan, pengobatan, serta layanan preventif kepada masyarakat di pulau-pulau.

 

Muhibbin menilai pendekatan ini jauh lebih efektif dibandingkan hanya mengandalkan ambulans laut. Menurutnya, ambulans laut memiliki fungsi utama sebagai sarana evakuasi pasien ke rumah sakit atau fasilitas kesehatan lain.

 

Sebaliknya, puskesmas terapung mampu memberikan pelayanan kesehatan langsung di lokasi tempat masyarakat tinggal.

 

“Kalau puskesmas terapung itu seperti klinik yang datang ke pulau. Sedangkan ambulans laut lebih berfungsi seperti mobil ambulans, tetapi beroperasi di laut untuk membawa pasien,” jelasnya.

 

Dengan adanya fasilitas tersebut, masyarakat kepulauan tidak perlu selalu menempuh perjalanan jauh ke daratan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dasar. Hal ini diyakini dapat meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus mempercepat penanganan berbagai penyakit.

 

Muhibbin juga menilai program ambulans laut tetap memiliki peran penting dalam sistem pelayanan kesehatan di wilayah kepulauan. Namun, ia menekankan bahwa kedua layanan tersebut dapat diintegrasikan agar memberikan manfaat yang lebih luas.

 

Menurutnya, puskesmas terapung dapat menjadi pusat pelayanan kesehatan awal. Sementara ambulans laut dapat difungsikan sebagai sarana rujukan ketika pasien membutuhkan penanganan medis lanjutan di rumah sakit.

 

“Misi kebutuhan menurut kami, Gerindra memandang perlu direalisasikannya program puskesmas terapung, karena fungsi ambulans laut juga bisa dijalankan melalui puskesmas terapung,” tegasnya.

 

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Serang dapat segera mempertimbangkan program tersebut sebagai salah satu prioritas pembangunan di sektor kesehatan.

 

Bagi Muhibbin, pemerataan pelayanan kesehatan merupakan bagian penting dari pembangunan daerah. Terlebih bagi masyarakat yang tinggal di wilayah kepulauan dan daerah terluar yang selama ini masih menghadapi keterbatasan fasilitas kesehatan.

 

Melalui gagasan puskesmas terapung, ia berharap pemerintah dapat menghadirkan layanan kesehatan yang lebih dekat, cepat, dan merata bagi seluruh warga Kabupaten Serang.

 

Penghargaan Ekbispar Award 2026 yang diterima Muhibbin menjadi bukti bahwa inovasi di bidang pelayanan publik tetap mendapat perhatian dari berbagai kalangan, termasuk komunitas jurnalis yang selama ini mengikuti perkembangan ekonomi, bisnis, dan pembangunan daerah di Banten.