KILAS BANTEN – Wali Kota Serang, Budi Rustandi, melakukan inspeksi mendadak ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Serang pada Selasa 24 Februari 2026.
Kunjungan kerja ini difokuskan untuk meninjau langsung kualitas pelayanan medis, dengan penekanan utama pada jaminan kelancaran program pengobatan Tuberkulosis (TBC) bagi masyarakat di ibu kota Provinsi Banten tersebut.
Di hadapan jajaran manajemen rumah sakit dan tenaga kesehatan, Budi Rustandi menegaskan bahwa Pemerintah Kota (Pemkot) Serang menjamin sepenuhnya biaya pengobatan TBC.
Program ini sejalan dengan arahan pemerintah pusat untuk mempercepat eliminasi kasus TBC di daerah.
“Intinya, pengobatan ini gratis ditanggung oleh negara semuanya, sesuai dengan program dari Bapak Presiden kita,” tegas Budi Rustandi di sela-sela kunjungannya di RSUD Kota Serang.
Pengobatan penyakit infeksi pernapasan seperti TBC membutuhkan kedisiplinan tingkat tinggi dari para pasien.
Budi menjamin bahwa jika pasien mematuhi prosedur medis dengan meminum obat secara rutin, penyakit menular tersebut dapat disembuhkan secara total dalam kurun waktu yang telah ditetapkan oleh standar medis.
“Saya harap seluruh masyarakat bisa dengan sendirinya mau minum obat. Selama 7 bulan insyaallah tuntas dan pasti akan sembuh, ya,” imbuhnya.
Sebagai kepala daerah, Budi menegaskan bahwa komitmen ini merupakan wujud tanggung jawab penuh pemerintah untuk melindungi serta memberikan jaminan kesehatan yang paripurna dan berkeadilan kepada seluruh warga Kota Serang.
Guna memastikan tidak ada pasien yang putus obat di tengah jalan yang dapat memicu resistensi obatWali Kota menginstruksikan seluruh jajaran birokrasi di tingkat bawah untuk bertindak lebih proaktif.
Menurutnya, penanganan TBC tidak bisa hanya dibebankan kepada pihak rumah sakit semata.
Kolaborasi lintas sektoral sangat dibutuhkan agar informasi ini sampai ke telinga masyarakat. Budi secara khusus meminta Camat, Lurah, Ketua RT dan RW, hingga Kepala Dinas Kesehatan untuk turun langsung ke permukiman warga.
Mereka ditugaskan untuk mengedukasi pasien beserta keluarganya agar tetap disiplin menjalani masa pengobatan yang krusial tersebut.
Selain menyoroti isu TBC, peninjauan ini juga dimanfaatkan oleh Budi Rustandi untuk mengecek ketersediaan dan pembaruan fasilitas kesehatan lainnya di RSUD Kota Serang.
Ia secara langsung memperkenalkan operasional alat Computed Tomography Scan (CT Scan) yang kini sudah bisa digunakan untuk melayani pasien.
Kehadiran teknologi pencitraan medis mutakhir ini diharapkan dapat memangkas waktu proses diagnosis penyakit kronis, sehingga penanganan medis dapat dilakukan lebih cepat dan akurat.
“Warga Kota Serang, sekarang Rumah Sakit Kota Serang punya alat namanya CT Scan,” katanya.
“Jadi tidak usah jauh-jauh, di Rumah Sakit Kota Serang kita sudah punya alatnya. Pelan-pelan, kita lengkapi fasilitasnya,” pungkas Budi.

