Mengutip arahan Presiden Republik Indonesia, Sachrudin menyebutkan bahwa pengelolaan sampah tidak bisa dilakukan secara parsial atau sektoral.
“Presiden sudah menegaskan, persoalan sampah tidak bisa ditangani sepotong-potong atau sendiri-sendiri,” katanya Senin 9 Februari 2026.
“Harus ada sinergi dan aksi bersama dari hulu sampai ke hilir. Sama seperti banjir, sampah butuh keterlibatan semua pihak,” paparnya.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Optimalisasi Program dan Apresiasi Lingkungan
Guna mendukung partisipasi masyarakat, Sachrudin mempromosikan berbagai fasilitas dan program yang telah disiapkan Pemkot Tangerang.
Program tersebut meliputi penguatan bank sampah di setiap kecamatan, program sedekah sampah, hingga penyediaan armada pengangkut sampah yang memadai.
“Pemkot terus berupaya memfasilitasi. Tapi yang terpenting adalah peran aktif masyarakat. Kalau kita bangun semangat kebersamaan, saya yakin persoalan sampah bisa kita tangani bersama,” pungkasnya.
Sebagai bentuk apresiasi, momen CFD kali ini juga diisi dengan penyerahan penghargaan Lomba Jaga Kebersihan Lingkungan tingkat RW.
Lalu penghargaan Sekolah Adiwiyata tingkat Kota Tangerang Tahun 2026, serta apresiasi bagi pegiat lingkungan dan perusahaan yang mendukung pengelolaan sampah.
Rangkaian acara ditutup dengan peresmian armada pengangkut sampah baru, peninjauan stan lingkungan hidup, serta kampanye peduli lingkungan melalui siaran langsung radio lokal.***
Penulis : Taman
Halaman : 1 2

















