Pengurus IKA UIN SMH Banten periode 2026-2030 saat melakukan silaturrahim dengan Rektor UIN SMH Banten Prof Muhammad Ishom di Gedung Rektorat, Senin 11 Mei 2026.KILAS BANTEN – Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten mulai bergerak cepat membangun kekuatan organisasi alumni yang lebih modern dan terintegrasi. Kepengurusan baru periode 2026-2030 kini fokus menyatukan alumni lintas generasi melalui agenda konsolidasi besar yang melibatkan seluruh unsur alumni.
Langkah awal itu ditunjukkan saat jajaran pengurus IKA UIN SMH Banten melakukan silaturrahim dengan Rektor UIN SMH Banten, Prof Muhammad Ishom, di Gedung Rektorat pada Senin, 11 Mei 2026.
Pertemuan tersebut bukan sekadar agenda seremonial. Pengurus IKA datang membawa sejumlah program strategis untuk memperkuat jaringan alumni sekaligus meningkatkan kontribusi alumni terhadap kampus dan masyarakat.
Dalam pertemuan itu, Rektor UIN SMH Banten Prof Muhammad Ishom menegaskan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman alumni yang berasal dari berbagai angkatan, fakultas, hingga program studi.
Ia berharap alumni tetap menjaga hubungan emosional dengan almamater dan mampu menjadi kekuatan positif di tengah masyarakat.
“Alumni harus tetap guyub, kompak, rukun, dan membawa keberkahan,” ujar Prof Ishom, Senin, 11 Mei 2026.
Pesan tersebut mendapat sambutan positif dari pengurus IKA UIN SMH Banten. Mereka menilai dukungan kampus menjadi energi besar untuk membangun organisasi alumni yang lebih kuat dan profesional.
Ketua Steering Committee Pengukuhan IKA UIN SMH Banten, Haji Ucu Syuhada, mengatakan silaturrahim itu juga menjadi momentum untuk melaporkan hasil konsolidasi internal organisasi kepada pihak rektorat.
Menurut Ucu, kepengurusan baru kini tengah mempersiapkan pelantikan dan pengukuhan resmi yang direncanakan berlangsung sekitar satu bulan ke depan.
“Seminggu lalu kami sudah membentuk steering committee dan organizing committee. Saya dipercaya menjadi ketua SC, sekretaris dijabat Zainal Abidin, dan ketua organizing committee dipegang Solahudin,” kata Ucu.
Pengukuhan tersebut diproyeksikan menjadi agenda besar yang melibatkan alumni lintas generasi. Tidak hanya berisi pelantikan formal, acara juga akan diramaikan dengan berbagai kegiatan sosial dan ekonomi yang menyasar masyarakat luas.
Salah satu program unggulan yang paling menyita perhatian ialah peluncuran aplikasi digital alumni. Platform tersebut dirancang sebagai pusat informasi dan pendataan alumni UIN SMH Banten secara terpadu.
Melalui aplikasi itu, alumni nantinya dapat mengakses berbagai layanan dan informasi penting. Mulai dari database alumni, agenda organisasi, informasi kegiatan sosial, hingga jaringan profesional dan program pemberdayaan ekonomi.
Pengurus berharap aplikasi digital tersebut dapat menjadi solusi untuk memperkuat komunikasi antarsesama alumni yang selama ini tersebar di berbagai daerah.
Selain itu, aplikasi juga diharapkan mampu mempermudah koordinasi program organisasi dan membuka peluang kolaborasi antaralumni di berbagai bidang.
Tidak hanya fokus pada digitalisasi organisasi, IKA UIN SMH Banten juga menyiapkan sejumlah agenda besar lain dalam rangkaian pengukuhan. Di antaranya job fair, bazar, dan pameran UMKM yang akan melibatkan alumni serta masyarakat umum.
Program tersebut disiapkan sebagai bentuk nyata kontribusi alumni dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat.
“Alhamdulillah, Pak Rektor menerima kami dengan sangat baik dan memberikan dukungan penuh. Baik tempat maupun kebutuhan lainnya akan dibantu kampus,” ujar Ucu.
Menurut dia, dukungan penuh dari pihak kampus menjadi modal penting untuk menyukseskan agenda besar organisasi alumni tersebut.
IKA UIN SMH Banten juga mulai memperkuat konsolidasi internal dengan menjangkau alumni dari berbagai angkatan. Pengurus akan memanfaatkan media sosial, jaringan komunitas, dan komunikasi langsung untuk memperluas partisipasi alumni.
Langkah tersebut dilakukan agar seluruh alumni memiliki ruang yang sama dalam organisasi tanpa memandang latar belakang angkatan maupun kelompok tertentu.
“Kami ingin informasi ini sampai ke semua alumni. Tidak hanya satu kelompok, tapi lintas generasi,” katanya.
Sebagai simbol persatuan, IKA UIN SMH Banten juga memperkenalkan slogan baru, yakni “Rukun, Guyub, Kompak, dan Berkah”.
Tagline tersebut dipilih untuk memperkuat identitas organisasi sekaligus membangun suasana organisasi yang harmonis dan produktif.
Pengurus ingin menghapus sekat-sekat yang selama ini masih muncul di lingkungan alumni. Mereka menegaskan seluruh alumni memiliki hak yang sama untuk berkontribusi membangun organisasi dan almamater.
“Semua alumni boleh berkiprah dan berekspresi. Yang penting tetap bersama-sama memberikan kontribusi terbaik untuk almamater,” ucap Ucu.
Tidak berhenti sampai di situ, kepengurusan baru juga mulai menyiapkan penguatan struktur organisasi alumni. Nantinya, berbagai wadah alumni akan dibentuk lebih terorganisasi, mulai dari alumni pascasarjana, alumni fakultas, hingga alumni jurusan dan program studi.
Langkah itu dinilai penting untuk memperkuat jaringan sekaligus memperluas kolaborasi alumni di berbagai sektor.
IKA UIN SMH Banten juga mulai menyiapkan legalitas organisasi yang lebih kuat melalui penyusunan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).
Selama ini organisasi alumni disebut belum memiliki AD/ART yang formal dan komprehensif. Karena itu, setelah pelantikan nanti, pengurus akan membentuk tim khusus untuk menyusun aturan organisasi secara lebih sistematis.
Tim tersebut akan melibatkan alumni senior dan alumni muda agar regulasi yang dihasilkan mampu mengakomodasi seluruh kepentingan alumni.
“Ke depan, kami ingin organisasi ini berjalan lebih tertata dan memiliki arah yang kuat,” ujar Ucu.
Penyusunan aturan organisasi itu nantinya akan diperkuat melalui forum musyawarah besar alumni yang melibatkan seluruh angkatan.
Dalam forum tersebut, berbagai aturan organisasi akan dibahas dan disahkan bersama sebagai landasan resmi gerak organisasi ke depan.
IKA UIN SMH Banten menegaskan peran alumni tidak boleh hanya terfokus pada kegiatan internal kampus. Alumni juga harus hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Karena itu, berbagai program pemberdayaan ekonomi, pengembangan jaringan profesional, dan kegiatan sosial akan terus diperkuat oleh kepengurusan baru.
Menurut Ucu, nilai keberkahan menjadi fondasi utama gerakan organisasi alumni yang berbasis nilai-nilai keislaman.
“Nah, kenapa harus berkah? Karena kita berbasis agama. Jadi semua yang dilakukan harus membawa keberkahan dan dampak positif,” tuturnya.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal IKA UIN SMH Banten, Nurdin, mengaku bersyukur atas sambutan hangat dari pimpinan kampus terhadap agenda silaturrahim tersebut.
Ia menilai dukungan dari Rektor UIN SMH Banten Prof Muhammad Ishom dan Wakil Rektor III Dr Dedi Sunardi menjadi awal positif bagi perjalanan kepengurusan IKA periode 2026-2030.
“Alhamdulillah, silaturrahim diterima dengan baik. Ini menjadi langkah awal yang positif untuk membangun IKA UIN SMH Banten yang lebih solid dan bermanfaat,” ujar Nurdin.***