KILAS BANTEN – Pemerintah Kota Tangerang mulai bergerak serius membenahi kemampuan komunikasi para pejabat daerah di tengah derasnya arus informasi digital. Wali Kota Tangerang, Sachrudin, menegaskan bahwa pejabat pemerintahan tidak lagi cukup hanya bekerja di balik meja. Mereka juga harus mampu berbicara dengan baik di ruang publik agar kepercayaan masyarakat tetap terjaga.
Pesan itu disampaikan Sachrudin saat membuka Pelatihan Komunikasi Publik bagi Pimpinan Perangkat Daerah Pemerintah Kota Tangerang Tahun 2026 yang digelar Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) di Gedung Graha Bhakti Karya, Tangerang.
Dalam sambutannya, Sachrudin menyoroti perubahan besar pola komunikasi masyarakat di era digital. Informasi kini bergerak sangat cepat melalui media sosial dan platform digital. Situasi tersebut membuat pemerintah harus lebih terbuka, responsif, dan mampu menjelaskan kebijakan secara jelas kepada publik.
“Kita hidup di era keterbukaan informasi. Masyarakat sangat cepat menerima dan merespons berbagai informasi, sehingga para pejabat pemerintah harus mampu membangun komunikasi yang baik, adaptif, dan menenangkan,” kata Sachrudin, Minggu, 17 Mei 2026.
Menurut dia, komunikasi publik kini menjadi salah satu elemen penting dalam pelayanan pemerintahan. Kesalahan menyampaikan informasi dinilai dapat memicu polemik, kesalahpahaman, hingga menurunkan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.
Karena itu, Sachrudin meminta seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah tidak hanya fokus pada administrasi dan program kerja. Mereka juga harus mampu hadir sebagai komunikator publik yang humanis dan mampu menjelaskan kebijakan secara sederhana.
