KILAS BANTEN – Pemerintah Kabupaten Lebak mulai memperkuat sektor pertanian melalui program tanam jagung yang digagas bersama Yayasan Bhakti Bela Negara dan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI). Program tersebut diproyeksikan menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat desa.
Komitmen itu terlihat saat Bupati Lebak, Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya, menerima audiensi jajaran Yayasan Bhakti Bela Negara di Pendopo Bupati Lebak. Pertemuan tersebut membahas rencana pengembangan budidaya jagung di sejumlah wilayah pertanian potensial di Kabupaten Lebak.
Dalam audiensi itu, Hasbi didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Lebak serta Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak. Pemerintah daerah mulai memetakan lahan yang dinilai cocok untuk mendukung program tanam jagung secara berkelanjutan.
Pemkab Lebak menilai sektor pertanian masih menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat. Dengan luas lahan pertanian yang dimiliki, daerah tersebut dinilai memiliki peluang besar untuk meningkatkan produksi pangan sekaligus memperkuat kesejahteraan petani.
Program tanam jagung juga diarahkan untuk melibatkan generasi muda dan kelompok tani. Langkah itu dilakukan agar produktivitas pertanian terus meningkat sekaligus menciptakan regenerasi petani di Kabupaten Lebak.
Bupati Hasbi menyambut positif inisiatif yang dibawa Yayasan Bhakti Bela Negara bersama KNPI. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan pemuda menjadi langkah penting untuk menghadapi tantangan pangan di masa depan.
