Hasbi Jayabaya Targetkan Lebak Siap Panen Jagung Besar-besaran, Petani dan Pemuda Jadi Ujung Tombak

Kilas Banten
17 Mei 2026 07:00
Lebak 0
3 menit membaca

KILAS BANTEN – Pemerintah Kabupaten Lebak mulai memperkuat sektor pertanian melalui program tanam jagung yang digagas bersama Yayasan Bhakti Bela Negara dan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI). Program tersebut diproyeksikan menjadi langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan ekonomi masyarakat desa.

 

Komitmen itu terlihat saat Bupati Lebak, Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya, menerima audiensi jajaran Yayasan Bhakti Bela Negara di Pendopo Bupati Lebak. Pertemuan tersebut membahas rencana pengembangan budidaya jagung di sejumlah wilayah pertanian potensial di Kabupaten Lebak.

 

Dalam audiensi itu, Hasbi didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Lebak serta Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak. Pemerintah daerah mulai memetakan lahan yang dinilai cocok untuk mendukung program tanam jagung secara berkelanjutan.

 

Pemkab Lebak menilai sektor pertanian masih menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat. Dengan luas lahan pertanian yang dimiliki, daerah tersebut dinilai memiliki peluang besar untuk meningkatkan produksi pangan sekaligus memperkuat kesejahteraan petani.

 

Program tanam jagung juga diarahkan untuk melibatkan generasi muda dan kelompok tani. Langkah itu dilakukan agar produktivitas pertanian terus meningkat sekaligus menciptakan regenerasi petani di Kabupaten Lebak.

 

Bupati Hasbi menyambut positif inisiatif yang dibawa Yayasan Bhakti Bela Negara bersama KNPI. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan pemuda menjadi langkah penting untuk menghadapi tantangan pangan di masa depan.

 

“Kami menyambut baik setiap bentuk kolaborasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam penguatan ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan petani. Program tanam jagung ini diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat Lebak,” ujar Hasbi, Minggu, 17 Mei 2026.

 

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Lebak siap mendukung seluruh program yang berdampak langsung pada masyarakat, terutama sektor pertanian. Menurutnya, pertanian tidak hanya berkaitan dengan ketahanan pangan, tetapi juga menjadi sumber penghasilan utama bagi banyak warga di pedesaan.

 

Hasbi berharap program tanam jagung tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan jangka pendek. Ia ingin program itu mampu berjalan secara berkelanjutan sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan petani dan masyarakat luas.

 

Komoditas jagung sendiri dinilai memiliki prospek ekonomi yang cukup menjanjikan. Selain permintaan pasar yang terus meningkat, jagung juga menjadi salah satu komoditas strategis dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.

 

Pemerintah daerah menilai pengembangan budidaya jagung dapat menjadi peluang baru untuk meningkatkan pendapatan masyarakat desa. Dengan dukungan teknologi pertanian dan pendampingan yang tepat, produksi jagung di Lebak diyakini dapat berkembang lebih besar.

 

Sementara itu, Ketua Yayasan Bhakti Bela Negara, H. Sahruji, mengatakan pihaknya siap bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Lebak dan seluruh pemangku kepentingan untuk merealisasikan program tersebut.

 

Menurut Sahruji, keterlibatan banyak pihak menjadi faktor penting agar program pertanian dapat berjalan maksimal dan berkelanjutan.

 

“Kami siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah dan stakeholder terkait agar program ini bisa berjalan berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” katanya.

 

Kehadiran KNPI dalam program tersebut juga diharapkan mampu menarik minat generasi muda untuk terjun ke sektor pertanian. Selama ini, dunia pertanian dinilai membutuhkan regenerasi agar inovasi dan produktivitas pangan terus berkembang.

 

Pemerintah daerah berharap keterlibatan pemuda dapat membawa semangat baru dalam pengembangan sektor pertanian modern di Kabupaten Lebak. Selain membantu meningkatkan produksi pangan, langkah itu juga diharapkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan baru di wilayah pedesaan.

 

Program tanam jagung tersebut kini menjadi bagian dari strategi besar Pemkab Lebak dalam membangun kemandirian pangan daerah. Dengan dukungan organisasi masyarakat, pemerintah, dan kelompok tani, Kabupaten Lebak optimistis mampu memperkuat sektor pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara bertahap.***