Sapi kurban milik peternak asal Cipondoh, Kota Tangerang, berbobot 1,1 ton yang dibeli Presiden Prabowo Subianto untuk Iduladha 1447 HijriahKILAS BANTEN – Warga Kota Tangerang dibuat heboh setelah Presiden Prabowo Subianto membeli seekor sapi kurban raksasa berbobot 1,1 ton dari peternak lokal di Kecamatan Cipondoh. Sapi jenis Brangus bernama Sambo itu dipersiapkan sebagai hewan kurban Presiden RI untuk Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
Sapi jumbo tersebut berasal dari peternakan milik Muhammad Roji yang berada di Kampung Gunung, Kelurahan Cipondoh, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Banten. Ukuran tubuh Sambo yang mencapai lebih dari satu ton langsung menyita perhatian masyarakat sekitar.
Tak hanya bobotnya yang fantastis, harga jual sapi tersebut juga menjadi sorotan. Presiden Prabowo dikabarkan membeli Sambo dengan nilai mencapai Rp122 juta.
“Alhamdulillah Bapak Presiden sudah membeli sapi saya. Harganya Rp122 juta,” ujar Muhammad Roji, Minggu, 17 Mei 2026.
Roji menjelaskan, Sambo bukan sapi biasa. Hewan berusia lima tahun itu telah menjalani proses penggemukan selama tiga tahun terakhir dengan perawatan intensif setiap hari.
Ia mengaku harus memberikan perhatian khusus agar kondisi sapi tetap sehat dan pertumbuhannya maksimal. Mulai dari pola makan, kebersihan kandang, hingga pemberian vitamin dilakukan secara rutin.
“Perawatannya memang khusus. Sambo dimandikan rutin dua kali sehari, pagi dan sore. Untuk pakan, kami berikan ampas tahu, konsentrat, dan singkong supaya pertumbuhannya maksimal,” katanya.
Menurut Roji, kombinasi nutrisi yang tepat menjadi faktor utama yang membuat Sambo mampu mencapai bobot lebih dari satu ton. Selain itu, sapi tersebut juga rutin mendapatkan vitamin untuk menjaga daya tahan tubuh.
Ia menyebut Sambo telah menerima vitamin B Kompleks dan B12 secara berkala. Tidak hanya itu, sapi tersebut juga sudah menjalani vaksinasi lengkap sesuai arahan Dinas Ketahanan Pangan Kota Tangerang.
Sebelum dipastikan menjadi hewan kurban Presiden RI, Sambo terlebih dahulu melewati pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh. Tim kesehatan hewan melakukan serangkaian uji laboratorium terhadap sampel darah, air liur, hingga kotoran sapi.
Hasil pemeriksaan menunjukkan Sambo dalam kondisi sehat dan bebas dari berbagai penyakit berbahaya, termasuk Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta antraks.
“Alhamdulillah hasil pemeriksaannya bagus. Semua tes kesehatan sudah dilalui dan hasilnya negatif dari penyakit,” ungkap Roji.
Pembelian sapi kurban oleh Presiden Prabowo menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga Cipondoh dan masyarakat Kota Tangerang. Banyak warga menilai kepercayaan Presiden terhadap peternak lokal menjadi bukti kualitas peternakan rakyat mampu bersaing di tingkat nasional.
Momentum tersebut juga memberi dampak positif bagi sektor peternakan lokal menjelang Hari Raya Iduladha. Tingginya perhatian publik terhadap sapi Sambo ikut mendorong minat masyarakat terhadap hewan kurban asal daerah.
Di sisi lain, permintaan hewan kurban di sejumlah wilayah Banten mulai mengalami peningkatan dalam beberapa pekan terakhir. Para peternak berharap momentum Iduladha tahun ini mampu mendongkrak penjualan sekaligus memperkuat perekonomian peternak rakyat.
Rencananya, sapi Sambo akan disalurkan untuk masyarakat Kota Tangerang pada momen Iduladha mendatang. Namun hingga kini, lokasi pemotongan hewan kurban tersebut masih menunggu arahan dari pihak terkait.
“Untuk pengiriman Insyaallah tetap di wilayah Kota Tangerang. Tapi untuk masjid atau lokasi pemotongannya saya masih menunggu instruksi,” tutur Roji.
Keberadaan sapi Sambo kini tak hanya menjadi simbol hewan kurban Presiden, tetapi juga menjadi representasi keberhasilan peternak lokal dalam menghasilkan ternak berkualitas tinggi. Nama Cipondoh pun ikut menjadi sorotan setelah sapi raksasa itu dipilih langsung oleh Presiden Republik Indonesia untuk kurban Iduladha tahun ini.***