“Kami menyambut baik setiap bentuk kolaborasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam penguatan ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan petani. Program tanam jagung ini diharapkan mampu membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat Lebak,” ujar Hasbi, Minggu, 17 Mei 2026.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten Lebak siap mendukung seluruh program yang berdampak langsung pada masyarakat, terutama sektor pertanian. Menurutnya, pertanian tidak hanya berkaitan dengan ketahanan pangan, tetapi juga menjadi sumber penghasilan utama bagi banyak warga di pedesaan.
Hasbi berharap program tanam jagung tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan jangka pendek. Ia ingin program itu mampu berjalan secara berkelanjutan sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan petani dan masyarakat luas.
Komoditas jagung sendiri dinilai memiliki prospek ekonomi yang cukup menjanjikan. Selain permintaan pasar yang terus meningkat, jagung juga menjadi salah satu komoditas strategis dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
Pemerintah daerah menilai pengembangan budidaya jagung dapat menjadi peluang baru untuk meningkatkan pendapatan masyarakat desa. Dengan dukungan teknologi pertanian dan pendampingan yang tepat, produksi jagung di Lebak diyakini dapat berkembang lebih besar.
Sementara itu, Ketua Yayasan Bhakti Bela Negara, H. Sahruji, mengatakan pihaknya siap bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Lebak dan seluruh pemangku kepentingan untuk merealisasikan program tersebut.
Penulis : Mochammad Yunus
Editor : Taufik
Sumber Berita: KILASBANTEN.COM
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya





















