KILAS BANTEN – UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten mulai memanaskan persiapan menuju Pekan Olahraga, Seni, dan Ilmiah (PORSI) Jawara 2026. Kampus Islam negeri terbesar di Provinsi Banten itu menargetkan lahirnya mahasiswa unggul yang mampu bersaing dengan 18 Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dari wilayah Jawa dan Madura.
Langkah awal persiapan itu terlihat dalam Rapat Koordinasi Kemahasiswaan yang digelar Tim Pembinaan Kegiatan Mahasiswa (TPKM) di Aula Training Center UIN SMH Banten. Forum tersebut menjadi bagian penting dalam menyatukan arah program organisasi mahasiswa agar lebih terstruktur, efektif, dan tepat sasaran.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Sejumlah pimpinan universitas hadir dalam rapat tersebut. Di antaranya Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Alumni, Wakil Dekan III Fakultas Syariah, Wakil Dekan III Fakultas Sains, Sekretaris TPKM, hingga Kepala Bagian Akademik.
Kehadiran jajaran pimpinan kampus menegaskan keseriusan UIN SMH Banten dalam membangun organisasi mahasiswa yang profesional, disiplin, dan memiliki daya saing tinggi.
Wakil Rektor III UIN SMH Banten, Dr Dedi Sunardi, mengatakan tantangan organisasi mahasiswa saat ini semakin kompleks. Karena itu, setiap organisasi dituntut mampu menyesuaikan pola kerja dengan sistem penganggaran negara yang berakhir setiap Desember.
Menurut Dedi, sinkronisasi program kerja menjadi langkah penting agar agenda organisasi mahasiswa tidak saling bertabrakan. Ia menilai koordinasi yang solid akan menciptakan lingkungan akademik yang sehat sekaligus kompetitif.
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten
Sumber Berita: KILASBANTEN.COM
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya
















