KILAS BANTEN – Gubernur Banten Andra Soni mengajak masyarakat ikut meramaikan Gebyar Tradisi Betawi Kota Tangerang Selatan Tahun 2026. Festival budaya tahunan tersebut dinilai menjadi langkah penting untuk menjaga eksistensi budaya lokal di tengah derasnya arus modernisasi.
Ajakan itu disampaikan Andra Soni di Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang. Menurutnya, budaya Betawi bukan sekadar hiburan atau tradisi turun-temurun, melainkan bagian dari identitas bangsa yang wajib dijaga bersama.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Ia menilai perkembangan zaman dan pengaruh budaya luar menjadi tantangan serius bagi keberlangsungan budaya daerah. Karena itu, kegiatan budaya seperti Gebyar Tradisi Betawi harus terus diperkuat agar generasi muda tetap mengenal akar budayanya sendiri.
“Gebyar Tradisi Betawi ini menjadi ruang edukasi dan pelestarian budaya,” ujar Andra Soni, Minggu, 10 Mei 2026
Menurut Andra, pelestarian budaya tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah daerah. Dibutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, mulai dari komunitas budaya, pelaku seni, hingga generasi muda agar warisan leluhur tetap hidup dan berkembang.
Ia menegaskan budaya memiliki peran penting dalam membangun karakter masyarakat serta memperkuat identitas daerah di tengah perubahan sosial yang semakin cepat.
“Kebudayaan merupakan identitas sekaligus kekuatan bangsa yang harus terus dijaga dan dilestarikan,” katanya.
Andra menilai tradisi Betawi menyimpan nilai sejarah, sosial, dan kearifan lokal yang kuat. Karena itu, keberadaan festival budaya dinilai penting untuk memperkenalkan budaya daerah kepada masyarakat luas, terutama kalangan muda.
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten
Sumber Berita: KILASBANTEN.COM
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya
















