Wali Kota Tangerang Sachrudin memberikan arahan dan motivasi kepada calon Paskibraka Kota Tangerang yang akan mengikuti seleksi tingkat Provinsi Banten menuju Paskibraka nasional.KILAS BANTEN – Semangat para calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Tangerang semakin membuncah menjelang seleksi tingkat Provinsi Banten. Dukungan penuh pun diberikan langsung oleh Wali Kota Tangerang, Sachrudin, kepada para siswa terbaik yang diproyeksikan membawa nama daerah hingga tingkat nasional.
Dukungan tersebut disampaikan saat Sachrudin menerima audiensi Duta Pancasila Paskibraka Indonesia (DPPI) Kota Tangerang bersama calon peserta Paskibraka di Ruang Audiensi Wali Kota, Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang.
Pertemuan itu menjadi momentum penting bagi para pelajar yang akan bertarung pada seleksi calon Paskibraka tingkat Provinsi Banten pada 11 hingga 13 Mei 2026.
Sebanyak 16 siswa tingkat SMA hadir dalam audiensi tersebut. Mereka merupakan pelajar terpilih hasil seleksi ketat dari ratusan peserta se-Kota Tangerang. Seluruh peserta telah menjalani serangkaian pembinaan dan pelatihan sebelum melangkah ke tingkat provinsi.
Dalam kesempatan itu, DPPI Kota Tangerang menyampaikan kesiapan para peserta yang telah digembleng secara intensif. Organisasi tersebut juga berharap dukungan dari Pemerintah Kota Tangerang terus diberikan agar para siswa mampu tampil maksimal dan lolos hingga tingkat nasional.
Wali Kota Tangerang, Sachrudin, memberikan apresiasi atas perjuangan para peserta yang berhasil menembus tahapan seleksi tingkat kota. Menurutnya, capaian tersebut bukan sesuatu yang mudah karena membutuhkan disiplin tinggi, konsistensi, dan mental yang kuat.
“Adik-adik yang hadir di sini adalah putra-putri terbaik Kota Tangerang. Tidak semua bisa mencapai tahap ini. Karena itu, kesempatan ini harus dijaga dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” ujar Sachrudin, Minggu, 10 Mei 2026.
Ia menegaskan para calon Paskibraka bukan hanya mewakili sekolah masing-masing. Mereka juga membawa nama baik Kota Tangerang di tingkat Provinsi Banten.
Karena itu, Sachrudin meminta seluruh peserta tetap fokus dan menjaga semangat selama proses seleksi berlangsung. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kondisi fisik dan mental menjelang tahapan penilaian yang kompetitif.
Menurutnya, kesiapan mental menjadi faktor penting dalam menghadapi proses seleksi yang ketat. Selain kemampuan baris-berbaris, peserta juga akan dinilai dari aspek wawasan kebangsaan, kepemimpinan, kedisiplinan, hingga kepribadian.
“Jaga kesehatan, disiplin, dan tetap percaya diri. Tampilkan kemampuan terbaik yang selama ini sudah dilatih. Kalian membawa nama baik Kota Tangerang,” pesannya.
Sachrudin juga berharap para peserta mampu mencatatkan prestasi lebih tinggi dengan lolos menjadi anggota Paskibraka nasional di Istana Negara sebagai wakil Provinsi Banten.
“Mudah-mudahan perwakilan Kota Tangerang dapat lolos hingga tingkat nasional dan menjadi kebanggaan bagi masyarakat Kota Tangerang,” katanya.
Seleksi Paskibraka sendiri menjadi agenda tahunan yang sangat bergengsi. Para peserta terbaik dari setiap daerah akan bersaing untuk menjadi pasukan pengibar bendera pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Peserta yang berhasil lolos di tingkat provinsi nantinya akan mengikuti seleksi lanjutan untuk menentukan wakil Provinsi Banten di tingkat nasional yang bertugas di Jakarta.
Kota Tangerang selama ini dikenal aktif mencetak generasi muda berprestasi di bidang kepaskibrakaan. Dukungan pemerintah daerah melalui program pembinaan rutin menjadi salah satu faktor yang mendorong lahirnya calon-calon Paskibraka berkualitas.
Pembinaan tersebut tidak hanya berfokus pada kemampuan fisik dan kedisiplinan, tetapi juga membentuk karakter kepemimpinan, nasionalisme, dan rasa tanggung jawab generasi muda.
Dengan dukungan penuh dari Pemerintah Kota Tangerang dan DPPI, para calon peserta diharapkan mampu menunjukkan kemampuan terbaik dan mengharumkan nama Kota Tangerang hingga tingkat nasional.
Keberhasilan menembus seleksi nasional nantinya tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi bagi peserta, tetapi juga menjadi prestasi besar bagi dunia pendidikan dan pembinaan generasi muda di Kota Tangerang.***
