KILAS BANTEN – UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten mulai mempercepat langkah menuju perguruan tinggi berstandar internasional. Kampus Islam negeri di Banten itu kini serius menyiapkan penerapan sertifikasi ISO sebagai bagian dari penguatan tata kelola modern dan peningkatan mutu layanan pendidikan.
Komitmen tersebut terlihat dari kunjungan studi tiru yang dilakukan Rektor UIN Banten, Prof Muhammad Ishom, bersama Kepala Biro Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan (AUPK) ke IAIN Pontianak. Kampus tersebut dipilih karena dinilai berhasil menerapkan sistem manajemen mutu berbasis ISO secara konsisten sejak 2015.
ADVERTISEMENT
. Ukuran gambar 480px x 600pxSCROLL TO RESUME CONTENT
Kedatangan rombongan UIN Banten disambut langsung Wakil Rektor I IAIN Pontianak, Dr Ali Hazmi, bersama jajaran pimpinan kampus, kepala biro, kepala lembaga, hingga pengurus Lembaga Penjaminan Mutu (LPM).
Rektor UIN Banten, Prof Muhammad Ishom, menegaskan bahwa transformasi kelembagaan menjadi universitas harus dibarengi dengan peningkatan kualitas layanan dan pengakuan internasional. Menurutnya, status universitas saja belum cukup tanpa sistem tata kelola yang terukur dan memenuhi standar global.
“Kami masih perlu banyak belajar, terutama terkait internasionalisasi dan penerapan ISO dari kampus yang telah lebih dulu berkembang. Kami juga berharap ada tindak lanjut terkait kebutuhan teknis ISO ke depan,” ujar Ishom, Jumat, 8 Mei 2026.
Ia menjelaskan, penerapan ISO menjadi salah satu target strategis kampus dalam meningkatkan daya saing pendidikan tinggi. Langkah tersebut juga menjadi bagian dari upaya UIN Banten membangun sistem pelayanan akademik yang lebih profesional, efektif, dan transparan.
Penulis : Dayat
Editor : Redaksi Kilas Banten
Sumber Berita: KILASBANTEN.COM
Halaman : 1 2 3 Selanjutnya
















